710 Peserta dari Pemerintahan dan Universitas Ikuti Seminar Nasional Quo Vadis Restorasi Gambut

datariau.com
1.738 view
710 Peserta dari Pemerintahan dan Universitas Ikuti Seminar Nasional Quo Vadis Restorasi Gambut

PEKANBARU, datariau.com - Seminar Nasional Quo Vadis Restorasi Gambut di Indonesia dengan tema ?Tantangan dan Peluang Menuju Ekosistem Gambut Berkelanjutan? yang diselenggarakan oleh Program Studi Sarjana, Magister dan Doktor Ilmu Administrasi Publik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Riau, bekerjasama dengan Program Studi Administrasi Publik FISIP Universitas Andalas (UNAND) dan PT Kilang Pertamina Internasional RU II Sungai Pakning, dilakukan dalam rangka menjalin kerjasama korporasi dan akademisi tata kelola dan restorasi gambut di Indonesia, terutama di Kabupaten Bengkalis.

Pemateri dalam Seminar Nasional ini ialah Dr Afni Zulkifli (Tenaga Ahli KLHK dan Dosen Fakultas Ilmu Adminisarasi Universitas Lancang Kuning), Dr Febri Yuliani SSos MSi (Ketua Jurusan Ilmu Administrasi FISIP UNRI), Dr (Cand) Muhammad Ichsan Kabullah SIP MPA (Dosen Universitas Andalas) dan Antoni Ratio Doloksaribu ST MT (Manager PT Kilang Pertamina Internasinal RU II Sungai Pakning).

Seminar Nasional diselenggarakan melalui Zoom Meeting pada 04 Oktober 2022 diikuti 710 orang peserta berasal dari berbagai institusi, yaitu Kemenkumham, Pertamina, WALHI Riau, Politeknik Caltex Riau, Politeknik Kesejahteraan Sosial Bandung, Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Kuantan Singingi, Badan Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Bengkalis.

Diikuti juga oleh Kejaksaan Republik Indonesia, Universitas Riau, Universitas Andalas, UIN Suska Riau, Universitas Lancang Kuning, UIR, UNJA, STIA Indragiri, Notaris dan beberapa BUMN yang ada di Riau, serta diikuti juga oleh mahasiswa S1, S2 dan S3 Administrasi Publik Universitas Riau. Acara Seminar Nasional ini dibuka oleh Plt Dekan FISIP UNRI yang diwakili oleh WD3 FISIP UNRI Dr Khairul Anwar MSi.


Dr Nur Laila Meilani MSi selaku Ketua Panitia Seminar Nasional mengatakan bahwa, kegiatan ini merupakan kegiatan kedua yang diselenggrakan oleh Prodi Ilmu Administrasi Publik Universitas Riau dengan PT Pertamina. "Semoga di tahun depan acara ini dapat dilaksanakan lebih besar lagi dan berlanjut dengan tema yang berbeda serta dapat dilakukan secara luring," terangnya.

Koordinator Prodi Ilmu Administrasi Publik, Dr Dadang Mashur SSos MSi mengatakan, bahwa acara ini sangat bermanfaat bagi para pemerintah, praktisi, akademisi, dosen dan mahasiswa dalam restorasi lahan gambut di Indonesia dan khususnya di Provinsi Riau.

"Semua elemen harus saling menyokong restorasi gambut di provinsi yang kita cintai ini. Kegiatan ini juga merupakan salah satu komponen kunci dalam program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), yaitu kerjasama dan kemitraan antara pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, dunia industri, dan dunia kerja (DUDIKA), serta media massa," urainya.


Kegiatan seminar nasional ini bertujuan untuk menghasilkan riset-riset yang berkualitas tentang restorasi lahan gambut di Kabupaten Bengkalis.

Riset terpilih mendapat hibah pendanaan dari Program Research Grant 2022 yang diselenggarakan oleh PT Kilang Pertamina Internasional RU II Sungai Pakning. Dengan adanya kerjasama yang dilakukan korporasi dan akademisi diharapkan akan menghasilkan kebaharuan dalam restorasi lahan gambut berkelanjutan. (das)

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)