3 JCH Kloter 18 Batam Sakit, 2 JCH Kehilangan Uang

Ruslan
782 view
3 JCH Kloter 18 Batam Sakit, 2 JCH Kehilangan Uang
Gambar: Google
Tiga JCH Rohul menderita sakit di Arab Saudi. Satu di antaranya bahkan masih menjalani rawat inap di rumah sakit. Foto: Ilustrasi

PASIR PANGARAIAN, datariau.com - Sedikitnya 3 jemaah calon haji (JCH) asal Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau, tergabung di Kelompok Terbang (Kloter) 18 Batam (Bth), menderita sakit. Salah seorang JCH masih menjalani rawat inap.

‎Kepala Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Rohul Drs H Syahrudin M Sy, mengatakan sesuai laporan Ketua Kloter 18 Batam Mulyadi S.Ag, JCH asal Rohul atasnama Zainal Bakri yang pernah dirawat di KKHI dan Rumah Sakit Annur Arab Saudi sudah kembali ke hotel atau maktab.

Pada Sabtu pagi Waktu Arab Saudi (18/8/2018), giliran JCH Rohul atasnama Zubir‎ menjalani rawat jalan di RS Annur Arab Saudi untuk cuci darah.

"Pada tanggal 17 Agustus kemarin (Jumat), waktu akan Sholat Maghrib ibu Damami binti Darami dirujuk ke KKHI karena muntah-muntah," ungkap Syahrudin kepada riauterkini.com, Ahad (19/8/2018).

Terlepas JCH sakit, Syahrudin mengatakan sedikitnya ada 2 JCH Kloter 18 Batam yang kehilangan uang di dalam kamar hotel.

Berkat kesigapan Ketua Kloter 18 Batam, Mulyadi, dilakukan penggalangan dana. Uang hasil penggalangan Rp 5.400.000 diberikan ke JCH atasnama Zubaidah yang kehilangan uang living cost, penggantian uang paspor dan uang tunai sebesar Rp3.500.000‎ pada Kamis malam (9/8/2018) sekira pukul 19.50 WIB.

Selain itu, JCH Kloter 18 Batam juga menyalurkan bantuan ke jemaah atasnama Bustami bin Hasan Sati sebesar Rp 4.650.000 yang kehilangan uang living cost, penggantian uang paspor dan uang tunai Rp 5.000.000.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada JCH Kloter 18 Batam. Semoga Allah SWT melipatgandakan pahala dan menjadikan haji yang mabrur," sampai Syahrudin.

‎Terlepas itu, Syahrudin mengatakan JCH Rohul akan berangkat ke Arofah untuk melakukan wukuf. Pada malam 17 Agustus, JCH sudah melakukan doa bersama untuk keselamatan jamaah dalam melakukan wukuf, mabid di Muzdalifah, melontar jumroh, tahallul awal mabid di Mina, thawaf ifadhah sa'i dan tahallul tsani.

Syahrudin menerangkan saat ini JCH Kloter 18 Bth ada 441 orang,‎ termasuk petugas Kloter 5 orang, TPHD 2 orang, dan TKHD 1 orang.

Diakuinya, dari 441 JCH, ada sekira 181 JCH yang berisiko tinggi (Risti) dan diantaranya 9 JCH masih menggunakan kursi roda, termasuk JCH atasnama Zainal Bakri yang sempat dirawat di KKHI dan RS Annur Arab Saudi.

JCH Kloter 18 Bth berangkat ke Arafah di urutan kelima untuk menjalani wukuf sesuai jadwal ditentukan‎, melontar jamarah atau jumroh sesuai jadwal diberikan maktab. Jemaah yang mengikuti nafar tsani 441 orang.

"Jemaah yang tidak sanggup melontar jamarah akan dibadalkan kepada yang sehat. Yang disafari wukufkan ada 1 orang atasnama Yeni Fanisah," jelas Syahrudin.

Sementara, Ketua Kloter 18 BTH, Mulyadi mengatakan 2 JCH Rohul kehilangan uang di kamar hotel karena pintu tidak dikunci.

"Jemaah kehilangan uang disebabkan karena jemaah tidak mengunci pintu kamar," jelas Mulyadi yang pernah menjabat Kepala KUA Kecamatan Kepenuhan. 

Editor
: Ruslan Efendi
Sumber
: riauterkini.com
Tag:
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)