100 Warga Ikut Pembekalan Deradikalisme

datariau.com
500 view
100 Warga Ikut Pembekalan Deradikalisme

Banda Aceh, datariau.com - Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Bener Meriah bersama Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Aceh, menggelar pembekalan deradikalisme dan konflik keagamaan kepada 100 peserta, di aula Kemenag setempat, Rabu (16/10/2019).

Bupati Bener Meriah, Tgk H Syarkawi menyebut, meski terdapat perbedaan dalam menjalankan ajaran Agama Islam. Namun, pedoman kita adalah syariat dan norma yang sesuai dengan risalah Nabi Muhammad Shalallahu alaihi wa salam.

"Pedomani risalah Nabi Muhammad, agar perbedaan plaksanaan ajaran Islam tidak berkecamuk menjadi konflik agama. jangan mudah menyalahkan ibadah orang lain," tutur bupati.

Ia juga mengingatkan, agar tetap menjujung tinggi persatuan dan kesatuan bangsa, di atas kepentingan kelompok dan golongan. Terlebih, melalakukan propaganda terkait pelaksanaan ibadah.

Kemudian, Tgk H Syarkawi berharap, dalam melaksanakan ibadah jangan belajar melalui sosial media. Karena apa yang ditayangkan tersebut tidak mempunyai dalil yang patut diikuti.

"Untuk amaliah pribadi belajarlah pada guru yang kita anggap kenal baik agamanya dan akhlaknya, sehingga bisa dapat menangkal berkembangnya radikalisme," urainya.

Sementara, Wakil Ketua MPU Berner Meriah, Tgk Abdurrahman Lamno, berharap seluruh organisasi kemasyarakatan yang menjadi peserta kegiatan, bergandengan tangan untuk kemajuan Kabupaten Bener Meriah.

"Jangan ada lagi konflik antar masyarakat mengenai perbedaan dalam melaksanakan ibadah," kata Ketua FKUB Bener Meriah.

Kemudian menurut Kepala Kanwil kemenag Aceh, Drs H M Daud Pakeh, perbedaan pemahaman umat manusia sudah ada sejak zaman Rasulullah.

Untuk itu, lanjut dia, tidak ada salahnya dalam melaksanakan ibadah bila ada perbedaan, karena itu merupakan pemahaman akidah alhus sunnah wal jamaah.

"Berikan peluang kepada saudara-saudara kita baik itu Ormas Islam maupun ormas keagamaan yang lain. Karena tujuannya hanya satu mempertahankan Negeri ini dari perpecahan."

"Radikal itu bukan hanya ada pada ajaran Islam saja melainkan ajaran agama lain juga ada, maka dari itu, mari kita sikapi dengan baik mengenai perbedaan tersebut," seru Daud Pakeh. (syar) 

Penulis
: Syarifuddin Aman
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)