Tips Media Online Terhindar dari Gugatan Hukum: Panduan untuk Redaksi dan Jurnalis Digital

datariau.com
188 view
Tips Media Online Terhindar dari Gugatan Hukum: Panduan untuk Redaksi dan Jurnalis Digital

Sediakan Hak Jawab dan Hak Koreksi


Hak jawab dan hak koreksi merupakan kewajiban media. Redaksi harus memberikan ruang klarifikasi kepada pihak yang dirugikan, memublikasikan ralat secara terbuka, dan tidak menyembunyikan koreksi berita.

Langkah ini dapat meredam konflik hukum sebelum masuk ke pengadilan.

Hindari Judul Clickbait yang Menyesatkan


Judul yang sensasional namun tidak sesuai isi berita berpotensi menyesatkan publik dan merugikan pihak tertentu. Judul harus merepresentasikan fakta secara akurat.

Simpan Dokumentasi Liputan sebagai Bukti Hukum


Redaksi perlu menyimpan dokumentasi liputan seperti rekaman wawancara, data pendukung, dan catatan konfirmasi narasumber. Dokumentasi ini penting sebagai alat pembelaan jika terjadi sengketa hukum.

Konsultasi dengan Ahli Hukum Pers dan Dewan Pers


Media online disarankan memiliki penasihat hukum pers. Dalam sengketa pers, Dewan Pers dapat menjadi mediator sebelum perkara masuk ke ranah pidana atau perdata

Media online memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga akurasi dan integritas informasi. Dengan menerapkan kode etik jurnalistik, verifikasi fakta ketat, bahasa netral, serta memahami regulasi pers, media dapat meminimalkan risiko gugatan hukum. Profesionalisme redaksi menjadi kunci utama menjaga kepercayaan publik dan keberlanjutan media digital.***

Baca juga:Tantangan Serius Media Online Riau di Masa Depan: Bertahan atau Tenggelam!
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)