Pengaruh Game Online di Era Masyarakat Digital

Oleh: Elza Nurman
datariau.com
1.957 view
Pengaruh Game Online di Era Masyarakat Digital
Ilustrasi. (Foto: Internet)

DATARIAU.COM - Masyarakat digital merupakan masyarakat yang terhubung dengan jaringan teknologi yang mempengaruhi pola interaksi dalam kehidupan sehari-hari. Masyarakat digital setiap harinya mengandalkan teknologi, termasuk teknologi informasi dan teknologi komunikasi. Komunitas digital memanfaatkan produk teknologi untuk mempermudah aktivitas sehari-hari.

Saat ini, di era dimana teknologi khususnya elektronik sudah sangat berkembang, masyarakat digital tentu tidak mau ketinggalan dalam situasi seperti itu. Mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Ini adalah contoh masyarakat digital, khususnya anak-anak. Anak-anak bermain dengan ponselnya hampir setiap hari. Setiap kali mereka terus bermain game online. Mereka terus bermain dengan teknologi gadget yang semakin canggih, game online yang tidak mengandalkan komunikasi tatap muka, melainkan melalui suara, layaknya orang di telepon. Bagi orang tua yang belum familiar dengan kasus seperti ini, mungkin mengira anaknya sedang berbicara di telepon dengan seseorang, padahal sebenarnya mereka sedang bermain game online.

Perkembangan teknologi yang semakin canggih dan menciptakan produk-produk baru untuk mempermudah aktivitas masyarakat. Produk itu seperti televisi,leptop,komputer, telepon genggam dan internet. Di dalam internet juga menyediakan banyak sekali tawaran salah satunya seperti game online.

Geme online adalah situs yang menyediakan berbagai jenis permainan yang dapat melibatkan beberapa pengguna internet dari berbagai tempat yang berbeda untuk saling terhubung di waktu yang sama dengan melalui jaringan komunikasi online. Game online ini mempunyai daya tarik yang sangat tinggi sehingga para siswa lebih menyukai game dari pada belajar bahkan jadi rutinitas bagi siswa setiap harinya. Game online ini juga dapat menyebabkan ketagihan karna ketika sedang barmain kemudian kalah tentu nya jadi tantangan bagi kita supaya menang.

Menurut sudut pandang sosiologi, jika pelajar sudah kecanduan pada game online maka cendrung akan cendrung memiliki sifat egosentris dan akan mengedepankan sifat idividualisnya. Saat ini banyak siswa yang menyisipkan uang sakunya untuk memainkan game online hingga berjam-jam. Akibatnya, siswa melupakan banyak hal yang lebih penting seperti belajar, makan, beribadah, bahkan kesehatannya sendiri dan akan menjauh dari lingkungan sekitar dan akan beranggapan bahwa lingkungan sosial adalah tempat bermain game dan kehidupannya adalah di dunia maya.

Game online memiliki dampak positif tidak hanya meningkatkan keterampilan fisik namun juga memiliki kemampaun intelektual dan fantasi pada siswa. Dampak negatif dari game online untuk siswa yaitu akan terbengkalainya kegiatannya seperti tugas sekolah,pekerjaan rumah, bermalas-malasan dalam kegiatan dan menurunnya minat belajar. Game online menjadi pengaruh utama dalam kegiatan belajar mengajar peserta didik. Semakin lama permainannya semakin menyenangkan, mulai dari tampilan, gaya bermain dan lain sebagainya. Tak kalah juga bervariasi tipe permainan seperti perang, petualangan, perkelahian dan masih banyak lagi. Semakin menarik suatu permainan maka semakin banyak orang yang memainkan game tersebut. Ketagihan memainkan game online akan berdampak buruk untuk segi akademik saat pemainnya masih dalam usia sekolah.

Ada juga sebagian orang yang menganggap bahwa game online ini hanya sekedar untuk mengisi waktu luang saja. Namun hal tersebut tidak sesuai dengan persepsi yang disampaikan. Permainan ini membuat ketagihan, bagaimana bisa? Bahkan terkadang banyak juga anak-anak hingga orang dewasa yang memilih menghabiskan waktunya dengan bermain game online. Ini jelas hanya membuang-buang waktu. Pekerjaan atau aktivitas lainnya akan ditunda.

Perlu ditegaskan kembali kepada para orang tua bahwa anak harus dibatasi dalam bermain produk elektronik khususnya game online. Pasalnya, anak-anak zaman sekarang jarang mempunyai waktu luang untuk membaca dan belajar, melainkan lebih memilih bermain ponsel dan game online. Inilah dampak negatif masyarakat digital. Mereka bisa membelinya, mereka bisa mengendalikannya, tapi mereka tidak akan menggunakannya dengan bijak.

Bermain game online sebenernya bukan hal yang buruk buat pelajar tetapi game online bisa membuat pelajar menjadi kecanduan tetapi ada banyak cara untuk mencegah kecanduan game online buat pelajar dan masih bisa menikmati game online dengan waktu yang terbatas supaya mereka bisa mengikuti pelajaran di sekolah.

Merancangkan kembali target dalam hidup. Setiap orang pasti mempunyai tujuan mimpi mereka dan kalau mereka teringat dengan impian mereka dan berniat untuk mengejar mimpi, mereka akan mengurangi waktu bermain game online untuk mengajar tujuan mereka dan Mengisi waktu luang dengan hal bermanfaat: Dengan melakukan kegiatan lain selain bermain game online seperti berolaharga atau membaca buku, mereka akan lupakan bermain game online dan mengurangi kecanduan mereka dengan melakukan kegiatan lain yang lebih bermanfaat.

Perlu ditekankan lagi bagi orangtua bahwasannya anak-anak harus diberi Batasan dalam bermain gadget, khususnya game online. Karena zaman sekarang jarang sekali ada anak yang waktu luangnya membaca buku atau belajar, melainkan lebih memilih ponsel dan bermain game online. hal ini merupakan dampak negative dari masyarakat digital. Mereka mampu membeli,mereka mampu menguasai,tetapi mereka tidak bijak menggunakan. ***

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)