Kisah Nyata: Saya Positif Covid Saat Melahirkan, Sendiri Usai Persalinan, Dipisahkan Dari Semua Orang

Datariau.com
1.347 view
Kisah Nyata: Saya Positif Covid Saat Melahirkan, Sendiri Usai Persalinan, Dipisahkan Dari Semua Orang
Ilustrasi (Foto: Internet)

Ibu-ibu yang pernah melahirkan pasti tahu betapa kita butuh pendamping setelah melahirkan. Tapi saya harus menjalani hari-hari sendirian di ruang isolasi. Semakin hilang efek bius, jahitan bekas operasi terasa semakin sakit.

Saya harus ke kamar mandi sendiri, ganti baju sendiri. Rasanya berat sekali. Belum lagi rasa rindu ingin segera bertemu bayi.

Setiap malam saya tidak pernah tidur nyenyak. Tidak jarang saya memompa ASI sambil menangis karena besarnya keinginan untuk melihat dan menggendong bayi saya. Kadang saya memeluk dan mencium baju-baju bekas dipakai bayi saya.

Saya menghirup aromanya, berharap ia ada di pangkuan saya, membayangkan bayi saya ada bersama saya. Beberapa bajunya tak saya masukkan tas cucian, tapi saya jadikan teman tidur.

Sesekali saya minta tolong perawat untuk memotret bayi saya ketika dia mengantar ASI. Tapi itu juga tidak bisa terlalu sering. Sungguh saya merasa tersiksa dengan rasa rindu kepada bayi saya.

Hari ketiga, bayi saya menjalani dua kali tes swab COVID-19 dan hasilnya negatif. Tapi saya masih belum diizinkan pulang. Selama 7 hari penuh saya menjalani perawatan setelah melahirkan sendirian di ruang isolasi karena positif COVID-19.

Hari-hari yang terasa begitu panjang untuk dilalui.

Segera setelah saya diizinkan pulang, saya langsung berkemas siap pulang untuk memeluk dan menyusui bayi saya secara langsung.

Artikel Asli: Hello Sehat

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)