Tips Agar Tidak Terlena Godaan Diskon Harbolnas

892 view
Tips Agar Tidak Terlena Godaan Diskon Harbolnas
Pricebook.co.id
DATARIAU.COM - Bagi sebagian orang bebelanja online adalah hal yang menyenangkan. Tidak hanya menghemat waktu tetapi terkadang dengan berbelanja online kita bisa mendapatkan harga yang lebih murah dibandingkan dengan harga toko. Apalagi menjelang akhir tahun seperti ini toko ? toko online akan memberikan penawaran diskon yang cukup tinggi bagi konsumennya untuk berbelanja saat Harbolnas (Hari Belanja Online Nasional).

Sebut saja, Shopee dan Lazada.  Jauh-jauh hari, mereka sudah gencar mempromosikan gelaran diskon akhir tahun. Tidak tanggung-tanggung, diskon tersebut diselenggarakan dalam empat bulan berturut-turut.

Mereka mengambil tanggal cantik demi menarik minat konsumen, yaitu 9 September (9/9), berlanjut ke 10 Oktober (10/10) dan 11 November (11/11). Puncaknya adalah Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) pada 12 Desember (12/12).

Dilansir dari CNN Indonesia, Perencana Keuangan dari OneShildt Financial Planning Agustina Fitria Aryani mewanti-wanti agar konsumen tidak terlena dengan serbuan diskon yang ditawarkan oleh toko online tersebut. Ia memiliki jurus ampuh untuk menghalau godaan diskon toko online, yaitu dengan membuat daftar kebutuhan yang perlu dibeli. Tak lupa, konsumen harus pandai memilah antara kebutuhan dan keinginan semata.

"Buat daftar dulu keperluan sebenarnya, jadi mau beli untuk kebutuhan atau keinginan. Setelah membuat list, kemudian chek list ini kebutuhan atau keinginan," kata Agustina kepada CNNIndonesia.com.

Setelah membuat daftar kebutuhan, konsumen juga wajib memperhitungkan dengan cermat besarnya anggaran. Namun, jika ada surplus keuangan, ia tetap tak menyarankan dana tersebut digunakan untuk belanja yang sifatnya temporer.

Ia menilai, seseorang perlu membelanjakan uang untuk pengembangan diri yang sifatnya tidak lekang waktu. Misalnya, pada pelatihan soft skill maupun kursus singkat.

"Patokannya dari gaji bulanan maksimal 10 persen untuk semua keinginan pribadi, baik online maupun tidak online," imbuhnya.

Selain membuat daftar kebutuhan, Perencana Keuangan dari Mitra Rencana Edukasi (MRE) Andi Nugroho mengatakan konsumen harus menyeleksi kebutuhan yang pemenuhannya bersifat mendesak dan sebaliknya. Menurutnya, tidak semua kebutuhan harus dibeli saat Harbolnas.

"Dari list barang yang harus dipenuhi dapat disaring lagi berdasarkan waktu, mana yang harus dipenuhi sekarang dan mana yang masih bisa ditunda," ujar Andi.

Andi juga mewajibkan konsumen untuk mempertimbangkan kondisi keuangan sebelum berbelanja. Dengan demikian, konsumen bisa mengoptimalkan penggunaan anggaran untuk kebutuhan yang prioritas dan mendesak.

"Namun bila kita termasuk pribadi yang gampang tergoda untuk membeli barang yang sebenarnya kurang diperlukan, maka sebaiknya kurangi intensitas browsing toko online," katanya. (*)
Penulis
: Dhika
Sumber
: DataRiau.com
Tag:
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)