Bertransaksi Sabu di Pekarangan Mesjid, Dua Pemuda Diamankan Polisi Aceh Timur

Ruslan
378 view
Bertransaksi Sabu di Pekarangan Mesjid, Dua Pemuda Diamankan Polisi Aceh Timur
Foto: Edi Syaripuddin
Kedua tersangka saat dihadirkan pada konferensi Pers. 

Aceh Timur, datariau.com - Dua pemuda hendak bertransaksi sabu di pekarangan mesjid Desa Blang Siguci, Idi Tunong ditangkap personel Opsnal Satres Narkoba Polres Aceh Timur pada Senin (20/2/2023).

Kapolres Aceh Timur AKBP Andy Rahmansyah, kepada media saat menggelar Konferensi Pers, Kamis (9/3/2023) membenarkan telah mengamankan dua tersangka berinisial MH (28 tahun) warga Desa Seuneubok Teupin Panah, Kecamatan Idi Tunong dan SN (23 tahun) warga Desa Matang Kunyet, Kecamatan Nurussalam, Aceh Timur.

Pengungkapan itu setelah menerima informasi dari masyarakat akan ada tranksaksi jual beli narkotika di wilayah Kecamatan Idi Tunong.

"Berangkat dari informasi tadi, kemudian personel Satres Narkoba menindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan," sebut Kapolres.

Dijelaskan Kapolres, pada saat melakukan penyelidikan, didapati kedua pelaku dengan gerak gerik yang mencurigakan di pekarangan mesjid dan saat dihampiri oleh anggota, keduanya berusaha untuk melarikan diri ke area persawahan yang berada di samping mesjid.

Berkat respon cepat dari anggota, akhirnya kedua pelaku berhasil diamankan, selanjutnya ketika dilakukan penggeledahan terhadap tersangka SN ditemukan dua paket narkotika jenis sabu dibungkus plastik bertuliskan Guanyinwang seberat 400 gram.

Dari hasil interogasi tersangka SN mengaku barang haram tersebut adalah milik AW warga Kecamatan Idi Tunong, lalu personel langsung mendatangi rumah AW namun yang bersangkutan tidak berada di rumah.

Kemudian kedua tersangka, bersama barang bukti sabu dan lainnya diamankan ke Mapolres Aceh Timur guna dilakukan proses hukum lebih lanjut.

Atas perbuatanya kedua pelaku dipersangkakan Pasal 112 ayat (2) jo pasal 114 ayat (2) jo pasal132 ayat (1) UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman minimal 6 tahun maksimal 20 tahun penjara atau seumur hidup atau hukuman mati. (esy).

Edi A Syarifuddin melaporkan dari Langsa, Aceh

Penulis
: Edi Syaripuddin
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)