Akhirnya Terungkap Kasus 'Nuthuk' Pecal Lele Rp 37 Ribu, Bukan di Malioboro

Ruslan
1.488 view
Akhirnya Terungkap Kasus 'Nuthuk' Pecal Lele Rp 37 Ribu, Bukan di Malioboro
Foto: Net

Ketua Paguyuban Pedagang Lesehan Malioboro, Desio Hartonowati menyatakan kasus 'nuthuk' harga pecel lele yang viral itu tidak terjadi di sepanjang Jalan Malioboro dan tidak dilakukan oleh anggota pedagang lesehan yang tergabung di komunitasnya. "Seluruh anggota pedagang lesehan di Malioboro sudah kami klarifikasi dan lokasi pengambilan gambar di video viral tersebut di Jalan Perwakilan, bukan di Jalan Malioboro," kata Desio.

Dia mengatakan, selama ini Paguyuban Pedagang Lesehan Malioboro telah berkomitmen dengan Pemerintah Kota Yogyakarta soal kepatuhan menerapkan daftar harga secara transparan dan wajar. Bahkan sebelum lebaran, para pedagang telah menyerahkan seluruh daftar harga makanan dan minuman kepada Pemerintah Kota Yogyakarta untuk mendapatkan persetujuan ihwal kelayakan harga.

"Kami juga melakukan pemantauan untuk pelaksanaannya di lapangan," kata dia. Paguyuban Pedagang Lesehan Malioboro menyayangkan pernyataan warganet yang dalam videonya itu menyebut peristiwa 'nuthuk' harga pecel lele terjadi saat makan di lesehan Malioboro.

Akibatnya, seolah-olah terjadi di Jalan Malioboro yang notabene tergabung dalam Paguyubn Pedagang Lesehan Malioboro. "Ini sangat merugikan citra pedagang lesehan di sepanjang Malioboro," kata Desio. Paguyuban lesehan Malioboro berharap peristiwa serupa tidak terulang dengan cara Pemerintah Kota Yogyakarta dan pelaku pariwista dapat mensosialisasikan kepada pengunjung agar hanya membeli di tempat yang mencantumkan daftar harga.

Bagi wisatawa, Dasio mengimbau agar jangan sungkan atau malu menanyakan harga menu sebelum memesan. Pedagang Lesehan Malioboro mendorong berdirinya posko informasi, pengaduan, dan keluhan bagi konsumen di Jalan Malioboro secara hot line yang siap 24 jam. Posko ini bisa menjadi bertanya sekaligus menampung keluhan wisatawan. (*)

Sumber: tempo.co

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)