"Ponot" Air Terjun Tertinggi di Indonesia Menjadi Pesona Alam yang Indah di Asahan Sumatera Utara

Oleh: Dewinta Maharani*
datariau.com
681 view
"Ponot" Air Terjun Tertinggi di Indonesia Menjadi Pesona Alam yang Indah di Asahan Sumatera Utara
Foto: Dewinta Maharani.
Air terjun “Ponot” yang yang memiliki ketinggian mencapai 250 meter atau setara dengan dua kali tinggi Monumen Nasional (Monas), air terjun ini resmi menjadi yang tertingi di Indonesia pada tahun 2010-an.

ASAHAN, datariau.com - Keindahan yang tersembunyi di antara perbatasan Kabupaten Asahan dan Kabupaten Toba, merupakan keindahan yang sangat memukau. Air terjun “Ponot” yang yang memiliki ketinggian mencapai 250 meter atau setara dengan dua kali tinggi Monumen Nasional (Monas), air terjun ini resmi menjadi yang tertingi di Indonesia pada tahun 2010-an.

Berada di Desa Tangga Kecamatan Aek Songsongan Kabupaten Asahan, Air Terjun Ponot tidak hanya menjadi kebanggaan warga lokal tetapi juga dinobatkan sebagai air terjun tentingi di Indonesia. Air terjun yang telah dikenal masyarakat setempat sejak lama, namun baru mulai mendapat perhatian luas sebagai destinasi wisata alam pada awal 2000-an.

Mereka menyebut “Ponot” yang dalam bahasa Batak berarti “jatuh” atau “terjun”. Air terjun ponot mulai mendapat perhatian setelah beberapa pendaki dan potografer alam mulai mempublikasikn keindahannya melalui media sosial dan majalah.

“Pertama kali saya lihat Air Terjun Ponot, saya langsung terpesona. Airnya jatuh dari ketinggian yang luar biasa, sampai terlihat seperti embun halus yang membasahi pipi saya,” ujar Andini (18), merupakan wisatawan asal Aceh yang mengunjungi air terjun saat libur kuliah, 30 April 2025 lalu.



Air terjun ini merupakan anak Sungai Asahan, dimana air Sungai Asahan mengalir menuju Selat Malaka, dan jatuhan airnya terlihat seperti embun yang menyejukkan. Air terjun ini telah menjadi destinasi wisatawan lokal maupun mancanegara.

Data dari Dinas Pariwisata Kabupaten Asahan menunjukkan peningkatan kunjungan wisatawan ke Air Terjun Ponot mencapai 40% dalam dua tahun terakhir. “Kami mencatat sekitar 15.000 wisatawan mengunjungi Air Terjun Ponot setiap tahunnya, dan angka ini terus meningkat,” ungkap Drs Pardomuan Hutabarat, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Asahan.

Bagi wisatawan yang ingin mengunjungi Air Terjun Ponot, disarankan untuk datang pada pagi hari untuk mendapatkan pemandangan yang terbaik. Bawa jaket tebal karena suhu di sekitar air terjun cukup dingin, terutama pagi dan malam hari.

Keajaiban alam seperti Air Terjun Ponot mengingatkan kita akan kekayaan alam di Indonesia yang tak terhingga, sekaligus menjadi tanggung jawab bersama untuk menjaga kelestariannya.***

*) Penulis merupakan Mahasiswi Universitas Islam Riau.

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)