DATARIAU.COM - Saat-saat traveling harusnya sangatlah menyenangkan bagi para milenial. Berkunjung ke berbagai tempat yang baru, melihat pemandangan-pemandangan eksotis, dan merasakan kuliner unik adalah sebagian kecil pengalaman yang bisa Anda rasakan saat traveling. Namun, milenial masih sering melakukan kesalahan, yang secara tidak langsung dapat membawa masalah yang besar bagi mereka. Berikut ini lima contoh kesalahan traveling para milenial.
1. Takut untuk solo traveling
Milenial pada umumnya cukup berani dan cukup nyaman untuk solo traveling. Baik itu ke luar negeri, ataupun hanya di dalam negeri. Oleh karena itu, mereka berusaha mencari kawan atau travel mate. Padahal kenyataannya memiliki travelmate tidaklah semenyenangkan itu. Terlebih lagi apabila Anda adalah tipe orang yang berbanding terbalik dengan travelmate Anda. Memiliki travelmate juga berarti harus siap untuk kompromi soal pengalaman apa yang ingin Anda rasakan di sana.
2. Tidak berani eksplor tempat tersembunyi
Milenial kini lebih sering mencari destinasi traveling lewat media sosial. Itu berarti milenial akan lebih sering berkunjung ke tempat-tempat yang hype atau mainstream saja. Sayangnya setiap destinasi wisata memiliki karakteristik dan potensinya masing-masing. Sehingga, masih banyak tempat-tempat yang luput dari cakupan internet, dan hanya diketahui oleh warga setempat. Jadi, jangan ragu untuk bertanya ke warga sekitar soal tempat apa saja yang layak untuk dikunjungi.
3. Anti sosial saat traveling
Masih berkesinambungan dengan poin kedua, saat-saat traveling adalah saat yang tepat untuk membuka diri. Membuka diri di sini bukan dalam artian untuk mencoba semua pengalaman yang mungkin terlarang atau ilegal, melainkan buka diri dalam artian mau bergaul dengan orang lain. Baik itu sesama ataupun dengan warga lokal. Siapa tahu Anda bisa dapat teman baru, atau setidaknya informasi baru soal destinasi di sana.
4. Melupakan “ada harga ada rupa”
Milenial adalah generasi yang unik. Mereka terkenal pelit, tapi juga terkenal suka menghambur-hamburkan uangnya. Hal ini berlaku pula pada saat mereka traveling. Salah satunya adalah milenial lebih memilih untuk menggunakan maskapai yang murah dibandingkan dengan maskapai yang sedikit lebih mahal namun tanpa biaya tambahan. Oleh karena itu, sebaiknya pilih saja maskapai dengan harga yang sebanding dengan kualitasnya. Misalnya, Singapore Airlines yang sudah berulang kali dianugerahi maskapai terbaik di kelasnya.
5. Terlalu semangat
Wajar bila Anda terlalu semangat saat sedang traveling. Namun, sayangnya dari terlalu semangat ini lahir berbagai masalah-masalah yang cukup mengganggu kenyamanan. Misalnya, menyusun itinerary yang tidak realistis. Memang waktu saat traveling itu harus dimaksimalkan. Namun, kalau salah perkiraan, justru acara di hari itu bisa rusak semua.
Itu dia lima kesalahan yang pasti belum Anda pikirkan. Semoga setelah mengetahui lima kesalahan tersebut, Anda bisa traveling dengan lebih nyaman lagi. (rls)