JAKARTA, datariau.com - Dua hari terakhir ini beranda di media sosial ramai dengan sejumlah meme dengan aktor Nusron Wahid dan Yusuf Mansur. Pemicunya imbas diskusi di stasiun televisi swasta soal polemik Ahok "Al Maidah 51".
Meme soal Nusron Wahid, pekerja politik dari Partai Golkar yang kini menjadi Kepala Badan Nasional Penempatan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) mendominasi di beranda media sosial.
Pemicunya karena pernyataan Nusron dalam sebuah diskusi rutin mingguan yang digelar salah satu stasiun televisi swasta pada Selasa (11/10/2016) malam lalu. Saat itu Nusron menyebutkan yang memiliki otoritas sebagai penafsir teks al-Qur'an adalah Allah sebagai penyampai teks tersebut.
Dia menyebut demikian terkait dengan pernyataan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang tidak bisa ditafsirkan oleh pihak lain, termasuk Majelis Ulama Indonesia (MUI). Menurut Nusron, hanya Ahok-lah yang mengetahui tentang maksud pernyataannya. Dari pernyataan inilah yang menjadi bahan meme netizen di media sosial.
Sejumlah joke yang muncul menggambarkan logika yang diterapkan Nusron dalam menilai pernyataan Ahok. Meme tersebut dimaksudkan untuk menyindir Nusron Wahid.
Seperti yang tergambarkan dalam cerita yang beredar luas di media sosiak sejak Kamis (13/10/2016) kemarin yang berisi tentang dialog antara polisi dengan pengendara yang bernama Nusron Mukidi. Nusron ditilang polisi lantaran menerobos lampu merah. Namun reaksi Nusron dalam cerita itu cukup mencengangkan dengan berujar "Jangan mau diboongin pake lampu merah Pak!," ujar Nusron protes.
Mendengar protes pengendara itu, polisi tampak marah. Polisi tersebut menyebut jika tidak boleh menilang pengendara yang melanggar, lalu apa kerja polisi? Mendengar pernyataan tersebut, Nusron berujar bahwa hanya yang membuat lampu merah yang bisa menafsirkan arti lampu merah.
"Ga boleh marah Pak. Hanya yang buat lampu merah yang boleh menafsirkan arti lampu merah. Dan hanya saya yang tahu maksud kenapa saya nerobos lampu merah. Bapak sudah tabayun belon..?" cetus Nusron Mukidi.
Cerita semacam itu banyak beredar dengan berbagai latar peristiwa. Begitulah netizen menyampaikan ekspresinya melihat polemik yang muncul atas Al Maidah 51.
Nusron Wahid semakin tak terbendung berbicara dengan melotot ke arah ulama yang hadir, dia mengatakan beberapa hal bahwa MUI harus tabayun (kroscek) dengan memanggil Ahok sebelum mengeluarkan sikap resmi.
Di mana MUI sudah menyatakan Ahok jelas melakukan penistaan agama Islam.
Pernyataan Nusron diantaranya, “Saya ingin menegaskan di sini, yang namanya teks apapun itu bebas tafsir. Bebas makna. Yang namanya Al Quran yang paling sah untuk menafsirkan, yang paling tahu tentang Al Quran itu sendiri adalah Allah Subhanahu wa Ta’ala dan Rasul-Nya. Bukan Majelis Ulama Indonesia.”
Lantas gara-gara soal tafsir di atas, kini netizen mulai ramai membuat meme tafsir ala Nusron Wahid. Begini di antaranya dikutip pojoksatu.id
