Safari Ramadhan di Siak, Syamsuar Rasa Balik Kampung

Hermansyah
465 view
Safari Ramadhan di Siak, Syamsuar Rasa Balik Kampung
Safari Ramadhan Gubernur Riau, Drs H Syamsuar, MSi di Kabupaten Siak.

SIAK, datariau.com - Gubernur Riau Syamsuar melanjutkan agenda Safari Ramadhan, menemui masyarakat Kabupaten Siak, Kecamatan Sungai Apit, bertempat di Masjid Taqwa, Kampung Kayu Ara Permai, Senin (11/3/2022).

Gubernur Riau Syamsuar menyampaikan Safari Ramadhan bertujuan bersilaturahmi dengan masyarakat termasuk mengakomodi masukan dari masyarakat di daerah.

?Kami hadir disini, untuk bersilaturahmi, karena sudah lama tak jumpa bapak ibu, kita selama ini dibatasi betul oleh pandemi Covid-19. Hadirnya kami disini sekaligus meninjau, mengetahui adanya persoalan di daerah,? kata dia.

Syamsuar merespon masukan dari masyarakat Sungai Apit yang menginginkan adanya pabrik pengolahan nenas sehingga tidak hanya menjual buah nenas namun ada produk turunan yang dihasilkan.

Ia juga menyampaikan saat dirinya turun ke daerah lain, saat menemui petani nenas yang memiliki masalah pemasaran selalu menyarankan kepada petani untuk belajar ke Siak, Sungai Apit.

?Saya berapa kali turun ke daerah, seperti kemarin di Penampidi sana ada 500 hektare kebun nenas, termasuk di Tanjung Lebaran. Keluhan mereka sulit pemasaran, saya bilang kalau sulit pemasaran belajo samo petani nenas Tanjung Kuras, Siak. Mereka sudah memiliki jaringan pemasaran nenas," kata Syamsuar.

"Berkaitan dengan industri hilirisasi produk turunan nenas, nanti kita akan coba melalui Kementerian Perindustrian, kita berharap pekebun tidak hanya menjual hasil buah nenasnya saja, tapi bisa dibuat bermacam-macam produk turunannya,? ucapnya.

Bupati Siak Alfedri menyampaikan, di Kampung Tanjung Kuras terdapat lahan 3.500 hektare sangat potensial untuk di tanami nenas. Saat ini baru di manfaatkan oleh warga sekitar 2.000 hektare komoditas nenas.

?Tadi saya sudah menyampaikan kepada pak Gubernur potensi kebun nenas di Sungai Apit, khususnya di Tanjung Kuras, kami berharap bagaimana kedepannya ada industri pengolahan Nenas. Karena program kebun Nenas ini sudah ada sejak pak gubernur menjadi Bupati Siak,? kata dia.

Saat ini, kebun nenas di Kampung Tanjung Kuras bisa menghasilkan hampir 5.000 buah nenas/harinya.

"Inilah yang menjadi harapan kami semua, agar potensi yang besar ini, kedepan bisa menjadi sumber ekonomi bagi masyarakat,? tutupnya.

Pada acara itu, Gubernur Syamsuar menyerahkan sejumlah bantuan kepada pengurus mushala anak yatim dan kaum duafa serta bantuan kelanjutan pembanggunan Masjid Taqwa Kampung Kayu Ara Permai berjumlah Rp300 juta.(rls/man)

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)