"Semua masih bisa terjadi, di antara mereka ini nanti bisa jadi akan jadi Polisi, Jaksa, pedagang, politisi bahkan bisa jadi Presiden, karena kalau kita lihat secara tokoh-tokoh dunia, banyakdi antara mereka yang datang dari kalangan terbatas, keluarga miskin tapi ketika di didik mereka akan punya peluang yang sama," lanjutnya.
Koordinator Taman Edukasi Anak Pemulung Maulidar Yusuf, menyebutkan kegiatan ini juga merupakan rangkain dari kegiatan Pesantren Kilat Kreatif selama bulan Ramadhan 1439 H ini.
Dalam kegiatan pesantren kilat tersebut, relawan Taman Edukasi telah mengadakan beberapa perlombaan, diantaranya: Hafalan Ayat-ayat Al quran, Praktik Shalat, Azan, Sholawat, Cerdas cermat dan Fashion show ala taman edukasi. Kegiatan diikuti oleh siswa Taman Edukasi Anak Pemulung yang terletak di Kp. Jawa Banda Aceh.
Maulidar menjelaskan, Taman Edukasi Anak Pemulung atau Anak Cerdas adalah lembaga pendidikan non formal yang berada di area pemulung di Kampung Jawa. Lembaga ini bertujuan untuk mendukung pendidikan anak-anak dari keluarga pemulung. Pendidikan dilakukan setiap hari nya di waktu siang sampai dengan sore hari.
"Mereka adalah anak yang cerdas, yang butuh dukungan dari berbagai pihak agar terus bisa bersemangat dan memiliki motivasi untuk pendidikan. Untuk ini melalui lembaga ini para relawan berhimpun memberi pendidikan yang kreatif secara gratis," kata Maulidar.
-
Opini
-
Pendidikan
-
Wisata
-
Berita
-
Berita
-
Berita