Dastrayani Bibra: Gak Ada Berubah, Awalnya juga Sudah Kuning

Admin
2.599 view
Dastrayani Bibra: Gak Ada Berubah, Awalnya juga Sudah Kuning
Riki
Dastrayani Bibra di acara Golkar.

PEKANBARU, datariau.com - Ada pemandangan yang menarik dalam pelantikan pengurus DPD Golkar Pekanbaru yang dilaksanakan di kantor DPD Golkar Pekanbaru Jalan parit Indah, Sabtu (22/7/2017) siang tadi, dimana Dastrayani Bibra yang merupakan Calon Walikota Pekanbaru tampak hadir dalam acara itu.

Namun yang menjadi perbincangan, Dastrayani yang akrab disapa Ide itu tampak gagah menggunakan seragam baju Golkar. Padahal sebelumnya diketahui Ide maju menjadi Calon Walikota Pekanbaru diusung PDIP dan sudah mendapatkan kartu anggota.

Saat dikonfirmasi kepada Ide usai acara, dia menegaskan bahwa dia bukan berganti baju (berganti partai) melainkan kembali ke asal.

"Gak ada berubah, awalnya juga sudah kuning. Kemarin jalur politik seperti itu, kita ikuti jalurnya," kata Ide.

Setelah gagal duduk sebagai Walikota Pekanbaru bersama pasangannya Said Usman Abdullah pada Pilkada Pekanbaru kemarin, Ide mengaku saat ini menyibukkan diri dengan bisnis. Sebab, dia telah mengundurkan diri sebagai PNS saat menyatakan maju dalam Pilkada kemarin.

"Sekarang bisnis, petani lah, tambah belanja anak sekolah. Karena dari dulu juga, hanya sekarang sudah tidak ada kegiatan kita fokuskan," pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, Ide cukup lama sebagai birokrat di Pemko Pekanbaru yakni 32 tahun, mulai dari jabatan terendah di kelurahan hingga menjadi Asisten 1 di Pemko Pekanbaru. Tepat pada Rabu 21 September 2016 Ide mendaftarkan diri ke KPU Kota Pekanbaru untuk menjadi Calon Walikota bersama pasangannya Said Usman Abdullah. Mereka diusung dua partai yakni PDIP dan PPP.

Sehari sebelumnya, Ide telah menerima Kartu Tanda Anggota PDIP. Dengan modal kartu itu Ide pun kemudian resmi mengenakkan baju merah dan maju bertarung bersama kader PDIP lainnya berkoalisi dengan PPP Pekanbaru yang dipimpin Said Usman Abdullah sebagai Calon Wakil Walikota Pekanbaru.

KTA saat itu diserahkan langsung oleh Ketua DPD PDIP Provinsi Riau Kordias Pasaribu. Dengan ditetapkan menjadi calon walikota, saat itu Dastrayani Bibra juga telah ditetapkan sebagai kader PDIP. Seluruh jajaran kader PDIP khususnya DPC PDIP Kota Pekanbaru kemudian bersinergi untuk memenangkan Ide di Pilkada 2017.

Dengan menerima KTA PDIP ini, Ide menyatakan siap berbuat untuk partai tersebut. "Ini juga merupa suatu berkah dalam perjuangan di Pilwako Pekanbaru," kata Ide saat itu.

Namun dalam pertarungan, Ide dan SUA (Said Usman Abdullah) mendapat suara terbanyak kedua dari pasangan incumbent Firdaus-Ayat. Ada 5 pasang yang bertarung dalam Pilkada Pekabaru 2017 yakni pasangan nomor urut 1 Sahril calon Walikota dan Said Zuhrin calon Wakil Walikota yang merupakan calon dari perseorangan, nomor urut 2 Herman Nazar calon Walikota dan Devi Warman calon Wakil Walikota dari perseorangan, nomor urut 3 Firdaus MT calon Walikota dan Ayat Cahyadi calon Wakil Walikota dari partai politik, nomor urut 4 Ramli Walid calon Walikota dan Irvan Herman calon Wakil Walikota dari partai politik dan nomor urut 5 Destrayani Bibra calon Walikota-Said Usman Abdullah calon Wakil Walikota dari partai politik.

Penulis
: Riki
Editor
: Agusri
Sumber
: Datariau.com
Tag: