Usai Makan Roti, Walikota Pekanbaru Mual dan Muntah Tak Bisa Lagi Masuk Kerja

datariau.com
5.302 view
Usai Makan Roti, Walikota Pekanbaru Mual dan Muntah Tak Bisa Lagi Masuk Kerja
doc.

PEKANBARU, datariau.com - Pejabat maupun pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru digegerkan dengan adanya kabar Walikota bersama sejumlah pejabat Pemko lainnya keracunan makanan setelah sarapan pagi yang dipesan di kedai kopi Kimteng.

Kejadian berawal seusai Walikota Pekanbaru Firdaus MT memimpin apel pagi yang diselenggarakan pertama kalinya di kantor Walikota, Rabu (5/7/2017) setelah libur lebaran lalu. Setelah itu, Walikota lanjut mengadakan semacam coffe morning bersama sejumlah pejabat lainnya seperti Sekda, Asisten dan sejumlah Kabag di ruang transit Pemko.

Di acara ini, walikota dan pejabat yang ada menyantap roti bakar selai yang dipesan dari kedai kopi Kimteng. Sejak itu Walikota Pekanbaru Firdaus MT pun tidak tampak lagi, penuturan sejumlah pejabat di Pemko Pekanbaru, Walikota muntah-muntah dan sakit perut usai upacara dan coffe morning tersebut, diduga roti yang disantap Walikota sudah kadaluarsa.

Sekretaris Kota Pekanbaru, HM Noer MBS mengatakan, Walikota Pekanbaru sejatinya memang benar telah ditimpa sakit perut, mual-mual hingga muntah-muntah begitu usai makan roti usai apel tersebut.

"Disinyalir dari roti selai itu Pak Wali jadi sakit perut. Bukan Pak Wali saja yang kena, saya juga, pak Asisten iya juga," katanya, Jumat (7/7/2017) lalu di kantor Walikota.

Menurut Sekko, roti yang disediakan pihak Kedai Kopi Kimteng bisa saja tidak baik lagi untuk dimakan. Diduga roti tersebut sudah berstatus kadaluarsa sehingga menyebabkan orang yang memakannya mengalami sakit.

"Ini yang harus dicek dan dipastikan oleh pelaku kuliner di Pekanbaru. Meskipun sudah sekian lama tutup pasca Ramadhan, sebaiknya produk kuliner yang disediakan pas baru buka, ya harus baru lagi lah. Yang lama belum tentu bagus. Mana tau udah kadaluarsa," kata Sekko mengingatkan.

Akibat dari kejadian itu, sejumlah agenda Walikota Pekanbaru pun banyak digantikan oleh Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru maupun Wakil Walikota Kota Pekanbaru. "Kemarin, saya ditelpon juga oleh pak Wali untuk menggantikan agendanya. Di ujung telpon, Pak Wali bilang ke saya kalau dirinya masih sakit perut dan tak bisa menghadiri agenda," ungkap Sekko saat itu.

Sementara itu, Kedai Kopi Kimteng membantah sakitnya Walikota Pekanbaru diakibatkan roti bakar yang disajikan oleh pihaknya, walaupun kedai kopi yang berada di Jalan Senapelan ini sudah lama tidak beroperasi karena bulan Ramadhan, namun roti yang disajikan tetap dalam keadaan baik dan stock baru semua.

Hal ini dinyatakan Pemilik Kedai Kopi Kimteng, Awai kepada datariau di Kedai Kopi Kimteng Jalan Senapelan Pekanbaru, Sabtu (8/7/2017) lalu, dia menekankan bahwa roti-roti di tempat itu baru semua.

"Tidak ada yang kadaluarsa atau mengandung racun yang berbahaya," katanya.

Diakuinya, Kedai Kopi Kimteng sempat menutup sementara selama bulan Ramadhan dan lebaran, untuk menghargai umat Islam yang beribadah. Namun begitu, Kimteng sudah beroperasi kembali sepekan belakangan usai lebaran, dan menyediakan stock baru dari berbagai jenis kuliner yang disediakan.

Awai juga membantah roti bakar yang dipesan pejabat Pemko, di kantor Walikota Rabu (5/7/2017) kemarin, terutama yang dikonsumsi Walikota Pekanbaru adalah roti yang tidak sehat. "Ah tidak mungkin gara-gara makan roti bakar kami Walikota jadi sakit perut. Kalau memang roti itu yang jadi penyebabnya, kenapa yang lain yang juga memesan tidak ada komplen ke kami," katanya menguatkan.

Penulis
: Irwansyah
Editor
: Agusri
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)