Tukang Ambil Kelapa di Pelalawan Meninggal Dunia Kesetrum Listrik

datariau.com
4.346 view
Tukang Ambil Kelapa di Pelalawan Meninggal Dunia Kesetrum Listrik
Riauterkini.com
Kondisi jenazah tukang ambil kelapa yang ditemukan warga.

PANGKALANKERINCI, datariau.com - Ngadiman (56) seorang sekuriti PT Serikat Putra ditemukan tewas dengan penuh luka bakar di desa Sialang Godang, kecatan Bandar Petalangan, Ahad (28/5/2017) sekira pukul 11.00 WIB. Sontak saja peristiwa ini mengejutkan warga setempat.

Korban diketahui tinggal di perumahan Pondok IV PT Serikat Putra, Desa Terbangiang, Kecamatan Bandar Petalangan ditemukan warga sudah tidak bernyawa lagi. Saat ditemukan, korban menggunakan celana panjang warna merah dan baju lengan panjang warnah putih.

Di dekat korban juga ditemukan enggrek dengan tiang besi tersandar menjulang ke atas menempel di jaringan listrik tegangan tinggi milik PLN. Diduga kuat korban tewas disebabkan kesetrusm arus listrik.

Kepala Desa Terbangiang, Muhammad Rasyid sudah mendapat kabar peristiwa nahas yang mengalami warganya.

"Betul, korban merupakan securiti PT Serikat Putra, berdomilisi di desa Terbangiang, ditemukan tak bernyawa di desa Sialang Godang," papar Rasyid.

Peristiwa yang menimpa korban ini, menurut Rasyid bermula ketika korban melakukan panen buah kelapa milik sejumlah warga di desa-desa tetangga.

"Kan korban memanen buah kelapa, menggunakan enggrek besi. Namun tanpa sengaja enggrek korban menyentuh jaringan PLN, menyebab korban kesetrum hingga menghebus nafas terakhir," papa Rasyid.

Menurut penuturan Rasyid, meskipun korban ini adalah sekuriti aktif di PT Serika Putra, namun ketika lepas dinas korban mencari hasil tambahan dengan memanen buah kelapa milik sejumlah warga.

"Informasi yang kita dapat, memanen kelapa ini untuk mencari hasil tambahan bagi dirinya. Korbanpun sebelumnya berkeliling kampung melakukan aktivitas tambahan tersebut," tandas Rasyid seraya jenazah korban sudah diantar ke rumah duka untuk disemayankan.

Editor
: Adi
Sumber
: Riauterkini.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)