Tagih Janji Kampanye, Puluhan Mahasiswa Datangi Kantor Bupati Meranti

datariau.com
1.637 view
Tagih Janji Kampanye, Puluhan Mahasiswa Datangi Kantor Bupati Meranti
Rahmad
Massa saat melakukan aksi.

SELATPANJANG, datariau.com - Puluhan massa Aliansi Peduli Meranti (APM) menggelar aksi damai ke Kantor Kepulauan Meranti, Rabu (22/11/2017). Massa aksi tergabung dalam Sapma PP dan mahasiswa Meranti.

Mereka bergerak pukul 09.56 wib pagi, dari Jalan Diponegoro, Jalan Banglas, dan langsung menuju Kantor Bupati Jalan Dorak. Sambil menyanyikan yel-yel semangat, tampak mahasiswa membawa spanduk bertuliskan 'aksi damai aliansi peduli meranti menagih janji bupati, bupati jangan tutup mata'.

Sampai di depan gerbang kantor Bupati, massa sempat terhenti beberapa saat ketika dihadang aparat kepolisian dan Satpol PP. Koordinator lapangan, Fahmi meminta pintu gerbang dibuka. Karena aksi damai ini mereka ingin menemui Bupati Kepulauan Meranti, Drs Irwan. Tanpa ada melakukan tindakan anarkis untuk menyampaikan hak mereka.

"Kami ingin menemui Bupati meminta hak kami, kami tidak anarkis. Hidup mahasiswa," teriaknya melalui pengeras suara.

Dengan kesepakatan negosiasi itu, aparat memberikan izin untuk masuk ke halaman kantor. Namun, mereka hanya diizinkan bergerak hingga batas tiang bendera saja.

Teriak-teriakan dari pengeras suara korlap terus dilontarkan agar Bupati segera keluar kantor. Namun, sayangnya keinginan mereka tidak bisa dipenuhi, karena keberadaan bupati ternyata keluar negeri dengan urusan pemerintahan.

Massa sempat sedikit berontak, sebab keinginan untuk menemui Bupati hanya sia-sia saja. Hingga terjadi dorong-dorongan antara massa dan aparat untuk memaksakan Bupati segera menemui mereka.

"Keluar bapak Bupati, kami panasan disini, apakah kalian tidak mau menemui kami. Kami hanya minta hak kami," teriak massa lagi.

"Disini kami aksi murni, tidak ada bayaran atau sogokan. Ini dari niat hati kami untuk meminta hak kami kepada Bupati. Dari tahun 2015 beasiswa kami tidak dibayarkan," tambahnya Koordinator Aksi, Bobby.

Tak lama itu, kedatangan massa APM tersebut disambut oleh Wabup Kepulauan Meranti, Said Hasyim dan Sekda Yulian Norwis. Wabup pun memberikan kesempatan untuk menyampaikan hak yang dituntut.

Adapun tuntutan yang disampaikan yakni menagih janji kampanye bupati dan
wakil bupati meranti, yang katanya merangkai pulau dan membagunan pembagunan daerah untuk masyarakat Meranti.

Mengutamakan pendidikan di meranti dengan menganggarkan beasiswa di tahun 2018. "Kami meminta keadilan bagi mahasiswa yaitu membangun Mess/asrama untuk mahasiswa di Meranti," ujarnya.

"Bidang Kesehatan, kami meminta Pemerintah bertanggung jawab atas pelaksanaan pelayanan darah yang aman dengan Adanya Unit Donor Darah (UDD). Kami minta segera mendirikan Universitas Kepulauan Meranti. Fasilitas pelayanan Publik Berupa Kecamatan yang belum mempunyai kantor," pungkasnya.

Usai menyampaikan tuntutan, kemudian disambut Wabup, masa membubarkan diri secara tertib.

Penulis
: Rahmad
Editor
: Agusri
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)