Selama Tahun 2016, 57 Nyawa Melayang Akibat Kecelakan di Inhu, Kerugian Rp1,4 Miliar

datariau.com
904 view
Selama Tahun 2016, 57 Nyawa Melayang Akibat Kecelakan di Inhu, Kerugian Rp1,4 Miliar
Heri
Kasat Lantas Polres Inhu AKP Ricky Michael Mandey SIK.

RENGAT, datariau.com - Selama tahun 2016 terjadi 208 kasus Kecelakaan Lalu Lintas (Lakalantas) di kabupaten Indragiri Hulu (Inhu). Tingginya kasus Lakalantas ini mengakibatkan 57 nyawa melayang.

Kapolres Inhu AKBP Abas Basuni SIK melalui Kasat Lantas Polres Inhu AKP Ricky Michael Mandey SIK saat dikonfirmasi datariau.com, Sabtu (31/12/2016) mengatakan, yang mendominasi lakalantas tersebut biasanya kebanyakan dari kalangan pelajar.

"Sepanjang 2016, selain 57 orang meninggal dunia, 181 orang mengalami luka berat dan 173 orang mengalami luka ringan. Sedangkan kerugian materil diperkirakan mencapai angka Rp1,4 miliar," ungkapnya.

Dijelaskannya, guna meminimalisir angka kecelakaan berlalu lintas di Kabupaten Inhu, terutama di kalangan pelajar atau anak usia produktif, Sat Lantas Polres Inhu secara khusus menggencarkan program "Police Go To School" dengan sasaran utamanya para siswa SMA sederajat maupun tingkat SMP.

"Kita sudah rutin melakukan program 'Police Go To School' ini dengan mendatangi para siswa ke sekolah-sekolah untuk mensosialisasikan betapa pentingnya berkendara di jalan raya dengan berhati-hati, agar sampai selamat di tempat tujuan," jelasnya lagi.

Selain itu pihaknya juga sudah  menekankan kepada orangua siswa harus terus mengawasi anak-anaknya, jangan sampai melakukan suatu hal yang sekiranya dapat melanggar peraturan lalu lintas di jalan raya.

"Begitu banyak faktor yang menyebabkan terjadinya kecelakaan berlalu lintas, dimulai dari ketidaklengkapan kendaraan si pengendara, kondisi jalan yang kurang bagus, sampai aksi ugal-ugalan para siswa setelah sepulang sekolah. Hal ini tentunya sangat memprihatinkan, untuk bulan Oktober merupakan angka lakalantas tertinggi di Inhu yang memakan korban hingga 10 orang luka berat, 21 Orang luka ringan serta 8 orang meninggal dunia," terangnya.

Penulis
: Heri
Editor
: Adi
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)