Sebut Suyatno Pecandu Narkoba, Darwis Minta Maaf Lewat Video Youtube

datariau.com
3.194 view
Sebut Suyatno Pecandu Narkoba, Darwis Minta Maaf Lewat Video Youtube
Youtube

PEKANBARU, datariau.com - Setelah viral videonya yang mengatakan Bupati Rohil H Suyatno sebagai pecandu narkoba, serta menyebut Pemuda Pancasila bermain proyek, H Darwis mantan Anggota DPRD Rohil minta maaf.

Melalui video yang dia upload lagi di Youtube pada Jumat (5/1/2018), H Darwis mengawali video itu dengan memberi tahu bahwa dia sedang berada di salah satu kafe di Medan Sumut. Dia juga mengajak untuk mengopi agar pikiran tenang. Tidak seperti dirinya yang beberapa waktu lalu mengupload video yang disebutnya hanya becanda, akan tetapi karena dia kurang ngopi membut banyak orang tersinggung.

H Darwis menyebut bahwa video yang tersebar sebelumnya hanya becanda, karena dia gaptek, saat iseng membuat video dan tidak sengaja terupload ke Facebook dan dirinya tidak bisa menyetop. Baca juga: Beredar Video Darwis Sebut Bupati Rohil Pecandu Narkoba

"Saya menyebut Pak Suyatno sebagai pecandu narkoba, itu tidak benar, itu kabar burung, hanya dengar dari mulut ke mulut, itu pun iseng, karena saya tidak ngopi akhirnya saya terpencet facebook, menyiggung pemimpin saya," katanya dalam video klarifikasi itu.

"Saya menyebut nama pak Anto Rahman Ketua PP bermain proyek, saya tak bermaksud menyebut PP terlebat proyek, tidak ada yang menyuruh saya, saya hanya becanda, saat itu dalam Grab saya jumpa kacamata, saya pidato, kepencet tak mampu memberhentikannya, saya bingung, kepala pusing tidak mengopi, balik ke kampung mana mungkin, saya selaku pribadi H Darwis dan juga H Darmawi, sudah tua tapi suka becanda, saya menyinggung orang lain, saya mohon maaf," sebutnya.

Baca juga: Pemuda Pancasila Laporkan Mantan Anggota DPRD Rohil Terkait Video yang Dianggap Fitnah

Selain mengupload video Youtube, H Darwis sebelumnya juga sudah membuat surat permohonan maaf dan tersebar dengan cepat di media sosial.

 


 

 

Penulis
: Riki
Editor
: Redaksi
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)