Keno Disk, Boboko D'Lounge BC-B Protes Panitia, Yusni: Seharusnya Dua Team itu di Disk

Hermansyah
1.064 view
Keno Disk, Boboko D'Lounge BC-B Protes Panitia, Yusni: Seharusnya Dua Team itu di Disk
Manager dan Official Team Boboko D'Lounge BC-B memprotes pihak panitia penyelenggara Siak Internasional Turnamen Serindit Boat Race 2017 di Tepian Bandar Sungai Jantan.

SIAK, datariau.com - Penyelenggaraan Event Siak Internasional Turnamen Sirindit Boat Race 2017 yang diselenggarakan Dinas Pariwisata Kabupaten Siak, Selasa-Kamis, 19-21 Desember 2017 di Tepian Bandar Sungai Jantan Kecamatan Siak Kabupaten Siak telah berakhir.

Sebelumnya pihak penyelenggara menerima sebanyak 68 peserta, dan setelah melalui registrasi ulang untuk mengikuti race (bertanding) menjadi sebanyak 48 peserta. Termasuk salah satunya team negara tetangga yakni Team Marshal Police Malaysia. 

Memasuki hari ketiga penyelenggaraan tersebut, Kamis (21/12/2017) pagi, atau jelang laga Semifinal. Team asal Buluh Cina melalui manager team memprotes pihak panitia penyelenggara terkait di disknya Team Boboko D'Lounge BC-B yang akhirnya dinyatakan W.O oleh pihak panitia.

Sepertinya perundingan pun tak membuahkan hasil, sehingga seluruh Team Baboko D'Lounge BC-B menyatakan mundur dari perhelatan terakhir atau jelang laga Semifinal tersebut. "Peraturan sudah disepakati bersama, semua tim juga setuju. Kalau ada tim yang mengambil jalur orang, dia kena disk," kata Yusni IB.

Lanjut Yusni IB yang mengaku sebelumnya tidak dicurangi yakni pada babak Quarter terakhir berlaga pada balapan 17. "Kami di jalur 1, saat menuju finish kami di apit oleh Inhu B dari jalur 2, dan PODSI Kota Jambi mengambil jalur kami. Dua tim ini mengambil jalur kami, jadi kami (Boboko) tidak bisa jalan, seharusnya dua tim itu di disk," tegasnya, Kamis (21/12/2017).

Ditambahkan oleh Yusni IB yang menceritakan bahwa Team SMU Olahraga sebelumnya kena disk karena telah mengambil jalur team lain. Dan kenapa dua team ini (INHU B dan PODSI Kota Jambi) tidak terkena disk, "SMU Olahraga kena disk karena mengambil jalur orang, kenapa 2 tim ini tidak di disk," pungkasnya.

Akhirnya Yusni IB menerima keputusan Dewan Juri dan pihak panitia, dan seandainya perlombaan diulang atau semua team dari race 17, semuanya kembali ikut bertanding. Namun, disitu ada diduga permainan.

"Kalau sketnya tidak diubah, kami terima ada kejanggalan, babak Semifinal ini, kami memang bertanding dengan 5 jalur. Sementara balapan lain hanya 4 jalur, baru kali ini ada lomba memakai 5 jalur. Masalah lagi, sesuai sket. Kami seharusnya di jalur 2, namun saat mau dimulai, kami dipindahkan ke jalur 5, ini menandakan ada permainan," dugaannya.

Dan berdasarkan sket yang telah disebarkan pihak panitia, memang benar seharusnya Team Baboko D'Lounge BC-B, seharusnya berada diposisi/jalur 2. Namun saat hendak laga Semifinal, sketnya berubah.

"Protes yang kita sampaikan tidak ditanggapi, jadi kita ambil sikap yang sama. Biar tidak bisa dapat gelar juara," ujarnya.

Selanjutnya, hal senada juga disampaikan oleh Almuzakir, ia meminta ketegasan panitia dan Dewan Juri. "Ini Event Internasional, kenapa tidak tegas, yang mengambil jalur orang ya wajib di disk, jangan ada permainan," pintanya.

Kemudian Almuzakir menegaskan kepada panitia, ganti kerugian. Sebab, banyak mengeluarkan biaya datang pergelaran Event Siak Internasional Turnamen Serindit Boat Race 2017 tersebut. "Nanti kita minta kerugian pada panitia, kita sudah banyak mengelurkan biaya datang ke Siak. Sampai di sini dicurangi, kami dirugikan," bebernya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Siak Dr Fauzi Asni mengaku sebagai panitia sudah memanggil 4 tim yang berlaga di balapan 17 dibabak Quarterfinal.

"Race 17, tidak akan kita putuskan siapa pemenangnya, sementara tim tidak mau diulang. Sehingga diambil kebijakan ke empat dalam tim lolos Semifinal. Namun, ada disposals jalur, race 17 kemarin yang menjadi penegasan bagi race selanjutnya. Siapa yang mengambil jalur orang (team lain) kena disk," katanya.

Sedangkan race 17 kemarin merupakan laga pertama babak Quarterfinal. Sementara ini kasus memotong jalur team pertama terjadi di balapan 17. "Malam tadi, kemaren kita buat rapat evaluasi, semua team-team kita undang, kalau tidak terima, kenapa tidak di forum yang terkirim, sudah mau bertanding baru protes," beber mantan Assisten I Bupati Siak itu.

Ketika dikonfirmasi melalui sambungan telepon selulernya ke nomor 0811- 762-??? Kadis Pariwisata Kabupaten Siak tersebut saat dihubungi beberapa kali enggan mengangkat telepon dari awak media.

Dari pantauan awak media dilokasi Tepian Bandar Sungai Jantan Kecamatan Siak Kabupaten Siak pada puncaknya yakni babak Final Event Siak Internasional Turnamen Serindit Boat Race 2017, Kamis (21/12/2017) sekira pukul 14.00 WIB, Lantamal VI Makasar berhak menyabet gelar juara pertama.

Sedikit informasi bahwasanya Team Lantamal IV Makasar ini juga menjuarai turnamen di Tanjung Pinang Kabupaten Kepulauan Riau beberapa waktu lalu.

Penulis
: Hermansyah
Editor
: Hermansyah
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)