Harimau Berkeliaran di Pemukiman, Seorang Warga Inhil Nyaris Dimangsa

Izon
2.603 view
Harimau Berkeliaran di Pemukiman, Seorang Warga Inhil Nyaris Dimangsa
Izon
Penampakan harimau yang berkeliaran di lingkungan rumah warga.

TEMBILAHAN, datariau.com - Harimau berkeliaran di sekitar pemukiman penduduk, kian mersahkan masyarakat Kanal 25 Simpang Kanan, Desa Tanjung Simpang, Kecamatan Pelangiran, Kabupaten Indragiri Hilir.

 

Kapolres Inhil Ajun Komisaris Besar Polisi Dolifar Manurung SIK dikonfirmasi datariau.com melalui Kapolsek Pelangiran IPTU M Rafi mengatakan, bahwa pihaknya menerima informasi yang disampaikan seorang penduduk yang bernama Bahtiar Hasibuan (42) warga Kanal 25 Simpang Kanan Desa Tanjung Simpang Kecamatan Pelangiran Selasa (23/5/2017) tentang adanya binatang buas harimau yang sudah meresahkan warga Simpang Kanan Desa Tanjung Simpang Kecamatan Pelangiran.

"Dalam beberapa pekan terakhir, masyarakat Simpang diresahkan dengan adanya binatang buas harimau tersebut yang sering berkeliaran di sekitar pemukiman dan sering memangsa hewan peliharaan milik masyarakat sekitar," terangnya.

 

Dalam 3 hari terakhir, lanjutnya, binatang buas tersebut berada di sekitar rumah Bahtiar dan sempat mengejar anak Bahtiar. Hingga saat ini, harimau tersebut masih berada di sekitar pemukiman masyarakat di Simpang Kanan Desa Tanjung Simpang, Pelangiran, Inhil.

 

Sebelumnya, harimau tersebut juga sudah pernah hampir memangsa seorang masyarakat yang bernama Arbain (45), warga Jalan Industri Kelurahan Pelangiran, Kecamatan Pelangiran, ketika Arbain sedang bekerja mencari kayu bersama dengan istrinya Liana (38), di Parit 6 Kanal 27 Simpang Kanan Desa Tanjung Simpang Kecamatan Pelangiran.

"Namun saat itu, kedua orang suami istri itu dapat menyelamatkan diri dan harimau tersebut hanya dapat mencakar kaki kiri Arbain dan mengakibatkan kaki kirinya mengalami luka sobek. Dikarenakan harimau merupakan salah satu hewan langka yang keberadaannya dilindungi oleh Undang-Undang, sehingga masyarakat sekitar tidak berani mengambil tindakan sendiri untuk menangkap atau membunuh harimau tersebut," kata Bahtiar.

 

Menanggapi mengganasnya harimau tersebut, Kapolres Inhil mengatakan pihaknya akan segera berkoordinasi dengan pihak BKSDA (Badan Konservasi Sumber Daya Alam) untuk menangkap dan mengamankan harimau tersebut, karena sudah sangat meresahkan warga sekitar. Kapolres juga menghimbau kepada warga, untuk berhati-hati, saat melakukan aktifitas di luar rumah, agar tidak jadi korban dari harimau tersebut.

Penulis
: Izon
Editor
: Izon
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)