Konflik Manusia dan Harimau di Penyengat Husni Imbau Warga Agar Tak Beraktifitas Malam Hari

Hermansyah
976 view
Konflik Manusia dan Harimau di Penyengat Husni Imbau Warga Agar Tak Beraktifitas Malam Hari
Wakil Bupati Siak H Husni Merza BBA MM.

SIAK, datariau.com - Konflik manusia dengan hewan buas yang terjadi di Kampung Penyengat, Sei Apit, Siak, Riau beberapa hari lalu, seorang pria bernama Yasonia Zega (43), tewas diterkam harimau sumatera di areal perkebunan kelapa sawit PT SAS.

Atas kejadian tersebut, mendapat tanggapan serius dari Wakil Bupati Siak H Husni Merza BBA MM, dia menegaskan kepada pihak perusahaan maupun pemerintah kampung menghimbau kepada warga agar lebih hati-hati dan waspada terhadap hewan buas ini.

Terutama kepada masyarakat yang bermukim di daerah habitat satwa liar, seperti di Kampung Penyengat dan Tanjung Pal, Kecamatan Sungai Apit lebih berhati-hati dan tidak keluar rumah di malam hari.

"Kami turut prihatin atau musibah yang terjadi kepada keluarga korban, kami menghimbau kepada perusahan dan penghulu untuk mengingatkan warga agar waspada saat masuk hutan dan tidak sendirian," imbau Husni Merza, Kamis (18/7/2024).

Husni menyampaikan peristiwa ini, merupakan korban kedua dalam dua tahun terakhir di Kabupaten Siak. Dia minta kepada BPBD Siak agar berkoordinasi dengan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau melakukan upaya mitigasi interaksi negatif harimau secara ketat.

"Kami berharap musibah ini tidak terulang lagi, saya minta dinas terkait untuk berkoordinasi bersama BBKSDA Riau terkait monitoring hewan buas dengan memasang kamera pantau, upaya mitigasi hewan buas ini," jelasnya.

Wakil Bupati Siak H Husni Merza BBA MM meminta kepada warga yang hendak masuk hutan dan mendekati daerah habitat satwa liar, agar tidak sendiri, disarankan bersama teman atau berkelompok serta menghindari aktivitas di malam hari.

"Dari informasi yang saya terima di areal PT SAS merupakan daerah yang masih terdapat binatang buas, seperti harimau yang sangat membahayakan manusia, dan itu lokasinya cukup jauh ke dalam," pungkasnya.(***)

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)