Gaji Belum Dibayar, Petugas Kebersihan Dirikan Tenda di Pintu Masuk Kantor Walikota Pekanbaru Sambil Jual Truk Sampah

datariau.com
1.860 view
Gaji Belum Dibayar, Petugas Kebersihan Dirikan Tenda di Pintu Masuk Kantor Walikota Pekanbaru Sambil Jual Truk Sampah
Rina
Petugas kebersihan Kota Pekanbaru saat di tenda yang didirikan di pintu masuk kantor Walikota Pekanbaru.

PEKANBARU, datariau.com - Puluhan petugas kebersihan atau pasukan kuning yang sebelumnya bekerja di PT MIG kembali melakukan aksi tuntutan gaji ke kantor Walikota Pekanbaru, Rabu (29/6/2016).

Dalam aksi kali ini, mereka membawa dua truk sampah dengan menempelinya kertas yang bertuliskan, "Dijual untuk bayar gaji". Petugas kebersihan ini juga memasang tenda seadanya di pintu masuk Kantor Walikota Pekanbaru sambil menunggu walikota agar menemui mereka untuk mendengarkan aspirasi tentang gaji yang tidak kunjung dibayarkan itu.

Massa juga membawa sampah dua truk dan dengan armada mobil ukuran sedang lainnya kemudian parkir di depan kantor Walikota Pekanbaru, namun tidak diperbolehkan masuk.

Akibat aksi ini, terjadi kemacetan panjang di Jalan Jendral Sudirman, bahkan di atas fly over juga macet parah sekitar pukul 11.00 WIB.

Aksi petugas kebersihan dalam menuntut pembayaran gaji ini merupakan langkah yang kesekiankalinya dilakukan. Namun pihak Pemko Pekanbaru tampaknya hanya janji-janji belaka, karena pada aksi sebelumnya, dikatakan Pemko gaji petugas sampah ini dibayarkan pada Jumat, namun sudah dua Jumat berlalu, mereka para petugas kebersihan yang mengangkat sampah di Kota Pekanbaru ini belum juga menerima haknya.

"Jangan kotori bulan yang suci ini dengan janji busuk, tolong bayarkan gaji kami, kami butuh makan," teriak seorang petugas kebersihan dalam aksi yang dikawal ketat oleh Satpol PP di pintu gerbang masuk kantor Walikota tersebut.

"Sampai mati kami akan tuntut hak kami, tolong lah pakai hati nurani pak, bayarkan gaji kami, kami mau lebaran juga," teriak massa lainnya.

Aksi ini sempat memanas hingga terjadi dorong-dorongan pagar dengan petugas Satpol PP yang mengawal aksi massa tersebut, lantaran sekian lama menyampaikan orasi, tidak satupun pejabat yang menemui massa untuk mendengarkan aspirasi mereka.

Karena di waktu bersamaan, Walikota Pekanbaru bersama para pejabatnya sedang melakukan rapat di aula kantor Walikota Pekanbaru membahas kesiapan menyambut hari raya Idul Fitri.

"Mohon pak, jangan halangi kami masuk, kami mau jumpa pak wali minta gaji kami, kalian iyalah sudah digaji," seru massa yang memaksa untuk masuk ke lingkungan Kantor Walikota Pekanbaru.

Akan tetapi massa belum juga diperbolehkan masuk dan mereka kembali berteduh di tenda yang mereka dirikan di depan pagar. Mereka akan terus bertahan di tenda tersebut sampai gaji mereka dibayarkan. Bahkan para petugas kebersihan yang 2 bulan gajinya belum dibayarkan ini berjanji akan membawa keluarga mereka untuk tinggal di tenda tersebut sampai gaji dibayarkan.

Tenda ini didirikan di pintu masuk utama Kantor Walikota Pekanbaru. Akibatnya, akses masuk kantor walikota harus lewat belakang di Jalan Cut Nyak Dien.

Penulis
: Rina
Editor
: Riki
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)