Bocah yang Terseret Arus Air Parit Usai Hujan Lebat di Kampar Ditemukan Meninggal Dunia

datariau.com
2.318 view
Bocah yang Terseret Arus Air Parit Usai Hujan Lebat di Kampar Ditemukan Meninggal Dunia
Mirdas Aditya
Korban saat ditemukan.

BANGKINANG KOTA, datariau.com - Setelah 2 hari hanyut, Faiz (9) anak dari Asmiati pegawai sekretariat Daerah Kabupaten Kampar warga gang Matra Bangkinang Kota ditemukan tidak benyawa, Selasa (1/11/2016).

Hilangnya Faiz berawal pada hari Ahad sore (30/10) sekitar pukul 16.30, Kota Bangkinang diguyur hujan deras mengakibatkan hilangnya Faiz yang terbawa arus karena terjatuh ke dalam parit yang cukup deras di jalan melati belakang Surau Darus Salam.

Tim Penyelamat dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kampar yang dibantu Polres Kampar, TNI, SAR, Basarnas dan Sat PP Kabupaten Kampar serta masyarakat berusaha untuk mencari hilangnya Faiz di jalur aliran parit hingga depan Rumah Sakit Umum Lama dan sepanjang jalan Prof M Yamin hingga ke muara sungai Kampar.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Sat-PP) Kabupaten Kampar M Jamil melalui Sekretarisnya Akhyar menjelaskan, dalam pencarian tersebut Sat-PP menurunkan 30 personil. Pihaknya juga membuat Dam di sekitar jembatan dan air yang ada di drainase tersebut dan dikeringkan dengan menggunakan mesin sehingga air mengalir berkurang dan diharapkan mampu mempercepat pencarian serta menemukan korban.

Hasilnya, dua hari berselang pencarian terus dilakukan oleh Tim, pagi tadi sekitar pukul 8.40 wib anak tersebut berhasil ditemukan di aliran drainase Jl M Yamin di belakang Toserba depan Rumah Sakit Umum lama dalam keadaan tidak bernyawa.

"Kita turut berbelasungkawa semoga orang tua dan keluarga yang ditinggalkan diberika kesabaran dan ketabahan dalam menerima musibah ini, karena segala sesuatu yang terjadi di dunia ini merupakan kehendak Allah Subahanahu wa Ta'ala, dan anak tersebut diberikan tempat yang layak disisi Allah," kata Akhyar.

Akhyar juga mengimbau kepada masyarakat, jika terjadi hujan deras yang mengakibatkan air bah di drainase sekitar rumah, maka masyarakat harus berhati-hati khususnya mengawasi anak-anak. "Jangan sampai anak-anak bermain di tepi drainase tersebut, karena sangat rawan akan terjadi kecelakaan," pungkas Akhyar.

Penulis
: Mirdas Aditya
Editor
: Riki
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)