Baru Saja, Terjadi Pembunuhan di Rejo Sari Inhu Gemparkan Warga

datariau.com
11.593 view
Baru Saja, Terjadi Pembunuhan di Rejo Sari Inhu Gemparkan Warga
Heri
Kediaman Yudmial dipasangi police line.

RENGAT, datariau.com - Warga kecamatan Lirik dibuat gempar dan berserabutan mendatangi rumah Indra di RT02 Desa Rejo Sari Kecamatan Lirik Kabupaten Inhu, Jumat (23/9/2016) sekitar pukul 09.30 Wib.

Warga berdatangan ingin mengetahui apa penyebab Yudmial Samidah (23) istri Indra meninggal dunia.

Dari data yang dihimpun tim Datariau.com di tempat kejadian perkara (TKP) pada pukul 11.00 Wib, Yudmial Samidah meninggal diduga dibunuh oleh tukang kebunnya, sebelum dibunuh Yudmial Samidah juga diduga diperkosa.

Menurut keterangan warga, kejadian pembunuhan sekitar pukul 09.00 Wib. "Pagi itu Indra suami Yudmial Samidah keluar dari rumah, sekitar pukul 09.00 Wib Indra bersama temannya Doni pulang ke rumah, begitu sampai di halaman depan rumah, Indra mendengar teriakan istrinya di dalam rumah, disaat Indra mau buka pintu samping ternyata terkunci dan Indra mengedor pintu rumahnya, disaat Indra mengedor dan berupaya mendobrak pintu suara teriakan istrinya berhenti," kata salah seorang warga.

Begitu pintu terbuka, katanya, Doni kawan Indra melihat ada orang keluar dari jendela kamar istri Indra. Merasa curiga, Doni berusaha mengejar orang tersebut namun begitu Doni hendak mengejar yang diduga pelaku pembunuhan, Doni dilempar botol.

"Dugaan sementara, Yudmial Samidah istri Indra dibunuh oleh Parmen atau akrab dipanggil Men tukang kebun Indra, karena disaat Doni mengejar pelaku sempat melihat wajah pelaku," singkatnya.

Kapolres Inhu AKBP Abas Basuni SIk didampingi Kapolsek Lirik AKP Taupiq Nugraha melalui Kanit Reskirm Polsek Lirik Aipda Yusmar SH saat dikonfirmasi di TKP membenarkan adanya kejadian pembunuhan tersebut.

"Tetapi kita belum mengetahui apa motif dari pembunuhan. Saat ini tim dari polsek dan polres sedang melakukan olah TKP dan amankan beberapa saksi untuk dimintai keterangan. Jadi untuk sementara belum bisa dipastikan apakah korban diperkosa lalu dibunuh atau penyebab lainnya, nanti kita kasih info lagi, sekarang kami lagi melakukan penyelidikan," pungkas Aipda Yusmar.

Penulis
: Heri
Editor
: Ummu SH
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)