Ayut Rumpoko, Mahasiswa UIN Riau yang Tewas Tenggelam Merupakan Anak Bungsu dari Tiga Bersaudara

datariau.com
2.770 view
Ayut Rumpoko, Mahasiswa UIN Riau yang Tewas Tenggelam Merupakan Anak Bungsu dari Tiga Bersaudara
Riauterkini.com
Korban tenggelam yang ditemukan tewas.

PANGKALANKERINCI, datariau.com - Seorang mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN 2016 yang tewas digulung ombak di Rupat kabupaten Bengkalis adalah mahasiwa asal kabupaten Pelalawan. Korban adalah Ayut Rumpoko (21) warga desa Angkasa, kecamatan Bandar Petalangan.

Kepala Desa Angkasa, Syafrizal membenarkan Ayut Rumpoko adalah mahasiswa KKN UIN ini merupakan mahasiswa asal desanya.

"Saya mendapatkan kabar dukanya kemarin, korban benar adalah mahasiswa asal desa Angkasa," terang Syafrizal, Rabu (10/8/2016) pagi.

Korban Ayut Rumpoko ini, sebut Syafrizal merupakan anak bungsu dari tiga bersaudara. "Dia korban merupakan anak bungsu dari tiga bersaudara," jelasnya.

Orangtua laki-laki korban tambah Syafrizal diketahui sudah meninggal, ia tinggal bersama orangtua perempuan yang merupakan pensiunan dari karyawan PT Serikat Putra di kecamatan Bandar Petalangan.

Sebelumnya diberitakan, sepasang mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim II Riau tenggelam di perairan Desa Akar, Kecamatan Rupat Utara, Kabupaten Bengkalis, saat melakukan program kuliah kerja nyata (KKN).

Kedua korban Ayut Rumpoko (21) dan Sri Winarti (20). "Dua mahasiswa itu ditemukan dalam kondisi meninggal dunia," kata Kapolres Bengkalis, AKBP Hadi Wicaksono, Selasa (9/8/2016).

Mulanya pada pagi tadi, 14 orang terdiri dari delapan mahasiswa UIN Riau dan enam warga menyeberang ke Peraiaran Beting Aceh, Kecamatan Rupat Utara, menggunakan pompong (kapal kayu).

Tujuannya untuk melakukan survei menanam pohon dalam rangka tugas KKN. Usai melakukan survei di Desa Akar, Rupat Utara, menjelang siang, sejumlah mahasiswa mandi di perairan itu.

Pada saat mandi, tiba-tiba ombak besar menyeret dua mahsiswa yakni Tedi dan Sri Winarti. Beruntung Tedi berhasil selamat setelah bersusah payah berenang ke tepi laut. Namun Sri tenggelam. Melihat temannya terseret arus, Ayut berusaha menolong. Apes Ayut pun terseret dan ditelan ombak.

"Setelah mendapat informasi tentang orang tenggelam, personel TNI dan Polri melakukan pencaharian. Tiga menit kemudian, korban Sri ditemukan tidak jauh dari lokasi. Saat dievakuasi, Sri masih bernapas. Namun tidak lama dia menghembuskan napas terakhir," ujar mantan Kapolres Inhil itu.

Kemudian siagnya, Tim SAR berhasil menemukan Ayut dalam kondisi meninggal dunia.

Editor
: Riki
Sumber
: Riauterkini.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)