Angin Kencang Sebabkan Pesawat Garuda Batalkan Pendaratan di Sabang

datariau.com
1.499 view
Angin Kencang Sebabkan Pesawat Garuda Batalkan Pendaratan di Sabang

ACEH, datariau.com - Pesawat Garuda Indonesia jenis ATR 72-600 pada Minggu (6/8) batal mendarat (landing) di Bandara Internasional Maimun Saleh, Sabang, Aceh karena angin kencang (crosswind) di landasan pacu.

"Angin crosswind di landasan bandara, jadi kapten (pilot) mengambil keputusan pesawat kembali terbang meninggalkan Bandara Maimun Saleh," kata Branch Manager Garuda Indonesia Sabang, Puji, seperti di lansir dari Antara.

Branch Manager Garuda Indonesia Sabang menjelaskan, sebelumnya direncanakan pesawat mendarat sekira pukul 11:30 WIB. Namun, karena angin kencang maka pendaratan dibatalkan.

"Karena angin crosswind tersebut pesawat batal mendarat dan langsung kembali ke Bandara Internasional Kualanamu, Medan," jelasnya.

Garuda Indonesia jenis ATR 72-600 berkapasitas 76 penumpang rutin melayani rute penerbangan Bandara Internasional Kuala Namu (Medan) tujuan Bandara Internasional Maimun Saleh, Sabang, Aceh dalam sepekan dua kali yakni, Jumat dan Ahad.

Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kota Sabang menyampaikan, ketika Pesawat Garuda gagal landing kecepatan angin berkisar 25-28 Knot atau serata dengan 40-60 km/jam.

"Angin bergerak dari arah barat daya berkisar dari 25-28 knot dilandasan Bandara dan jika dipaksakan mendarat dalam keadaan bahaya," kata Kepala Stasiun Meteorologi Cut Bau Maimun Saleh, Sabang, Siswanto.

Lebih lanjut, Kepala Stasiun Meteorologi Cut Bau Maimun Saleh, Sabang menilai, kapten pilot pesawat Garuda ATR 72-600 sudah mengambil keputusan yang bijak dan tidak mendarat dalam keadaan bahaya dan kebijakan tersebut demi keselamatan penerbangan.

Editor
: Riki
Sumber
: Kumparan.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)