KUANSING, datariau.com - Dalam rangka mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat dan bebas sampah, mahasiswa Kukerta UNRI Desa Muara Langsat Kecamatan Sentajo Raya Kabupaten Kuantan Singingi, melakukan pembuatan bank sampah sebagai salah satu program kerjanya.
Pada kegiatan ini mahasiswa beserta warga setempat bersama-sama mengerjakan pembuatan bank sampah. Bank sampah ini dibuat untuk meningkatkan kesadaran warga di Desa Muara Langsat akan pentingnya kebersihan dengan membuang sampah pada tempatnya agar lingkungan tetap bersih, sehat dan memberikan kenyamanan.
Adapun mahasiswa Kukerta Bangun Kampung Universitas Riau di Desa Muara Langsat Sentajo Raya yang melakukan pembuatan bank sampah yakni M Fadli Ar Raihan, Dimas Sevian Ananda, Dilfalif Eldiansyah, Velvi Andina Putri, Nur Hafizah Ahmad, Fathia Vella Azara, Prasista Damayanti, Salsabila Nadea, Reziq Wariq Wana, dan Lula Ayu Tri Wandira.
Pelaksanaan pembuatan bank sampah dilakukan selama 4 hari. Hari pertama yaitu 6 Agustus 2023 mempersiapkan bahan dan alat untuk pembuatan bank sampah. Setelah semuanya bahan terkumpul maka selanjutnya dilakukan penyusunan batako sesuai ukuran yang telah ditentukan yakni lebar 2 meter, tinggi 80 cm dan panjang 1 meter. Kemudian dilakukan pengadukan semen dengan pasir guna untuk merekatkan batako yang telah disusun.
Hari kedua yaitu 7 Agustus 2023 dilakukan proses plaster batako. Langkah plaster ini dilakukan untuk menutupi bagian dalam dan luar batako dan untuk menghaluskan sisi-sisi dari bank sampah agar mudah nantinya pada tahap pengecatan. Proses ini membutuhkan waktu semalaman agar kering dengan sempurna.
Pada hari ketiga yaitu 8 Agustus 2023 dilakukan proses pengecatan bank sampah dengan warna biru tua. Pada hari terakhir yaitu 9 Agustus 2023 dilakukan penulisan nama dan instansi Universitas Riau di bagian sisi kanan depan bank sampah dengan warna hitam. Pemberian nama di bank sampah ini menjadi tahap terakhir dalam pembuatan bank sampah.

Ketua Karang Taruna Desa Muara Langsat Suprapto antusias dengan kegiatan ini. "Program kerja yang dilaksanakan ini membantu menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya dalam rangka menciptakan lingkungan hidup yang bersih,” ujarnya.
Tujuan utama dari pembuatan bank sampah adalah untuk membantu menangani pengolahan sampah sehingga seiring berjalannya waktu juga menyadarkan masyarakat akan lingkungan yang sehat, rapi, dan bersih.
Berbagai manfaat lain yang bisa dirasakan yaitu mengurangi penumpukan sampah karena sampah akan dikumpulkan di satu wadah yaitu bank sampah. Bank sampah juga mencegah pencemaran lingkungan dikarenakan beberapa sampah yang tidak terurai yang dibuang sembarangan dapat merusak lingkungan.
Hal yang juga tak kalah penting bank sampah dapat mendorong tumbuhnya niat masyarakat dalam mengelola sampah secara tepat dengan cara memilah dan mengolah sampah. Sehingga menumbuhkan rasa cinta dan peduli akan lingkungan. (*)