UAD Konstribusi untuk Negeri di Ajang PIMNAS 2021

Sindy Aprilia Dwiyanti
720 view
UAD Konstribusi untuk Negeri di Ajang PIMNAS 2021
Gambar : gramedia.com

DATARIAU.COM - WabahCovid-19 yang melanda dunia termasuk di Indonesia justru menjadi tantangan untuk mengatasi dan mencari solusi agar keluar dari jeratan virus yang mematikan. Pemikiran seperti inilah ada di kepala Dahlan muda yang sedang menimba ilmu di kampus Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta.

Hal tersebut telah dibuktikan para mahasiswa dalam ajang bergengsi Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) 34 di Sumatra Utara. Dalam ajang ini mereka berhasil merebut medali perak dan dua timUADmeraih juara favorit. Capaian ini telah menempatkan UAD pada peringkat 23 PTN/PTS dan mengukuhkan UAD ke posisi satu PTS di Pimnas 34.

Medali perak berhasil diraih Fatimah Azzahra, Aldasya Devi Latfianti, Ainun Zanjabila Maksurah dan Dhea Alifia Subyantoro dari Prodi Psikologi. Para mahasiswa tersebut dibimbing oleh Dessy Pranungsari, berhasil meraih medali perak untuk PKM Pengabdian Masyarakat.

Para mahasiswa tersebut membuat karya berjudul Metode The Hexa Personality Sebagai Upaya untuk Meningkatkan Kesejahteraan Psikologis Siswa SMAN 1 Ngemplak di Masa Pandemi. Ainun mengatakan, ide berawal dari kesulitan siswa-siswa untuk kuliah daring.

Banyaknya permasalahan yang muncul dari kondisi itu membuat keluarga menjadi tidak sejahtera secara psikologis. Sebagai solusinya mereka membuat pelatihan dengan inovasi permainan untuk meningkatkan kesejahteraan psikologis siswa.

"Dengan memainkan permainan itu, kami harapkan siswa bisa meningkat kesejahteraan psikologisnya," kata Ainun, Sabtu (30/10).

Kemudian untuk tim pertama yang meraih juara favorit terdiri dari Faiyana Nurul Arrifqi, Intan Dyah Prawesti, Thalia Diva Prameswari dan Safira Restiara Dyah Palupi dari Prodi Kedokteran, serta Yuni Tri Widya Ningrum dari Pendidikan Guru Sekolah Dasar.

Mereka didampingi pembimbing Dewi Yuniasih yang berhasil meraih juara favorit PKM Pengabdian Masyarakat. Adapun karya ilmiahnya berjudul Peningkatan Pengetahuan dan Kesadaran dalam Pencegahan Covid-19 pada Anak dengan Buku Permainan Mazzle.

Faiyana menuturkan, sasaran mereka memang anak-anak pra-sekolah dasar. Tujuan dari karya ilmiah ini adalah menciptakan suasana yang lebih menyenangkan untuk anak-anak dengan belajar sambil bermain dan bercerita, sekaligus mengasah dan menstimulus kognitif anak-anak.

Metode ini, lanjut Faiyana, juga mengasah pengetahuan untuk anak-anak karena banyak dari mereka yang belum mendapat pemahaman tentang pencegahan Covid-19, karena selama ini sosialisasi hanya fokus untuk orang dewasa.

Sedangkan, tim kedua yang meraih juara favorit terdiri dari Fabriofca Galih Yatalaththov, Nabilah Adzra Fahlevi dan Benta Lenggar dari Prodi Biologi. Mereka menjadi juara favorit di skema PKM Riset Eksakta atas bimbingan Rita Maliza.

Adapun judul karya ilmiahnya adalah Potensi Senyawa Flavonoid Tanaman Krokot Sebagai Terapi Hipoksia Secara In Vivo. Menurut Fabriofca, penderita Covid-19 yang mengalamihappy hypoxiabelum ada penanganan, dan baru mendapatkan terapi oksigen serta ventilator.

Karenanya, mereka mencoba lakukan riset tanaman krokot yang belum banyak dimanfaatkan masyarakat. Padahal, tanaman ini masuk jenis yang tumbuh bebas di pekarangan, sawah atau ladang dan selama ini lebih banyak dianggap masyarakat sebagai hama.

"Harapan kami, ada penelitian lanjutan dan melahirkan terobosan bahwa tanaman krokot dapat menjadi obathappy hypoxiabagi penderita Covid-19," ujar Fabriofca. (*)

Source : republika.co.id

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)