Tim Pengabdian Kukerta BK UNRI Lakukan Penyemprotan Disinfektan di Berbagai Tempat Umum Desa Kubu Simbelang

Admin
95 view
Tim Pengabdian Kukerta BK UNRI Lakukan Penyemprotan Disinfektan di Berbagai Tempat Umum Desa Kubu Simbelang

DATARIAU.COM - Dalam mencegah penyebaran Covid-19 di desa Kubu Simbelang, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Universitas Riau melakukan penyemprotan disinfektan.

Tim kukerta Kubu Simbelang melakukan program penyemprotan disinfektan ini agar mencegah penyebaran virus covid-19.

Hal ini dikarenakan virus dapat mati dengan disinfektan dan tidak menular ke masyarakat yang mengunjungi tempat umum di desa Kubu Simbelang.

Tempat umum tersebut ialah rumah ibadah (GBKP, GPDI, GJAI, GIKI), Taman Kanak-Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), dan Kantor Desa.

Sebelum melakukan penyemprotan disinfektan, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Universitas Riau mengkonfirmasikan ke pihak desa.

Kemudian, membuat cairan disinfektan dengan menambahkan air sebanyak 5 liter yang dicampur dengan kandungan cairan disinfektan (Hidrogen Peroksida 0,5%, Etanol 67%).

“Dulunya penyemprotan disinfektan pernah dilaksanakan oleh pihak desa. Namun, kegiatan ini terhenti karena beberapa kendala. Tetapi dengan adanya program dari tim mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Universitas Riau, masyarakat sekitar pun sangat terbantu. Hal ini sangat baik dilakukan dalam mencegah penyebaran virus covid-19 di desa Kubu Simbelang,” ucap Sekretaris Desa Kubu Simbelang, Mospani Ginting.

Selain kegiatan penyemprotan disinfektan, tim mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Universitas Riau juga membagikan masker dan handsanitizer di beberapa rumah ibadah.

Kegiatan ini juga dilakukan agar mencegah penyebaran dan penularan virus covid-19.

"Adanya kegiatan dari tim mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Universitas Riau, masyarakat berharap semakin sadar dalam pencegahan covid-19. Kami dari masyarakat desa kubu simbelang sangat berterimakasih atas program yang telah dilaksanakan tim mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Universitas Riau. Semoga kalian menjadi orang yang sukses di masa depan,” kata warga Rovinna br Tarigan. (rls)