DATARIAU.COM - Tim Kukerta MBKM Sains FMIPA Universitas Riau (UNRI) tahun 2024 telah melaksanakan kegiatan pengabdian di Desa Alai, Kecamatan Tebing Tinggi Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti.
Fokus dari kegiatan ini adalah pada penataan data desa melalui inisiatif "Desa Cantik" (Desa Cinta Statistik), sebuah program yang diinisiasi oleh Badan Pusat Statistik.
Dalam usaha untuk memperbaiki pengelolaan data desa, tim KUKERTA Sains MBKM UNRI telah berhasil melakukan pendataan desa yang mencakup berbagai informasi krusial, termasuk batas wilayah desa, batas dusun, batas RT, jalan-jalan desa, sungai-sungai, serta lokasi fasilitas umum.
Proses pendataan ini melibatkan wawancara mendalam dengan kepala dusun serta survei lapangan yang dilakukan bersama perangkat desa dan Masyarakat.
Sebagai contoh penerapan, di Desa Alai, tim KUKERTA melakukan pendataan dengan menilai dan mengumpulkan informasi tentang kondisi geografis serta fasilitas yang ada di desa tersebut.
Pendataan ini tidak hanya mencakup informasi mengenai batas wilayah dan jalan, tetapi juga meliputi lokasi-lokasi penting seperti sekolah, pusat kesehatan, dan pasar.
Proses ini melibatkan kerja sama yang erat antara tim KUKERTA dan warga desa untuk memastikan akurasi data serta pemahaman yang mendalam tentang kebutuhan dan kondisi lokal.
Dengan pendataan yang terperinci ini, diharapkan desa dapat mengelola sumber daya dan merencanakan pembangunan dengan lebih efektif dan efisien.
Luaran Kegiatan KUKERTA: Hasil dari kegiatan KUKERTA ini tidak hanya mencakup peta desa digital, tetapi juga berbagai produk tambahan seperti buku profil desa, infografis, videografis, monografi, dan website desa.
Semua produk ini diharapkan dapat menjadi sumber informasi yang bermanfaat untuk pengambilan keputusan dan pengembangan di Desa Alai
Tim KUKERTA MBKM Sains FMIPA Universitas Riau (UNRI) 2024 telah berhasil menyusun buku profil Desa Alai sebagai bagian dari kegiatan pengabdian mereka.
Buku ini menyajikan informasi komprehensif mengenai berbagai aspek desa, termasuk sejarah, demografi, kondisi geografis, serta data mengenai infrastruktur dan fasilitas umum.
Penyusunan buku profil ini melibatkan kolaborasi erat dengan perangkat desa dan masyarakat setempat, memastikan bahwa semua informasi yang tercantum akurat dan relevan.