Tim Kukerta Balek Kampung Unri Adakan Kegiatan Sosialisasi Pencegahan dan Pengendalian Covid

Ruslan
385 view
Tim Kukerta Balek Kampung Unri Adakan Kegiatan Sosialisasi Pencegahan dan Pengendalian Covid
Ilustrasi (Foto: Internet)

BATU TERITIP, datariau.com - Tim Kukerta balek kampung Universitas Riau melakukan kegiatan sosialisasi sekaligus motor penggerak program pemerintah pentingnya menerapkan protokol kesehatan serta melakukan praktek terhadap siswa proses pembuatan, hand sanitizer, Senin (26/7/2021).

Kegiatan ini turut hadir, Zakaria selaku Tokoh Masyarakat dan siswa-siswi perwakilan SMP dan SMA beserta orang tua, dan perwakilan perangkat Kelurahan Batu Teritip.

Dalam kesempatan itu, Zakaria selaku tokoh masyarakat berkesempatan menyampaikan pidatonya. "Dengan adanya kegiatan sosialisasi ini kami selaku peserta merasa sangat terbantu dalam memahami kegiatan sosialisasi ini dan nantinya kami juga ikut serta membantu menyebar luaskan kepada masyarakat lainnya yang tidak dapat hadir dalam kegiatan ini," sebutnya.

Selanjutnya Zakaria juga mengucapakan terimakasih kepada tim kukerta Unri. "Sangat berterimakasih kepada tim Kukerta atas terlaksananya kegiatan sosialisasi ini," imbuhnya.

Muhamad Haviz Burahman salah satu anggota tim kukerta dan juga disapa Haviz, dalam hal ini juga menyampaikan sebagai pemateri memperkenalkan Rapid Test Antibodi, Gnose Test, Swab Antigen, Sweb PCR, sebagai alat untuk mendeteksi Covid-19 ada atau tidaknya virus Corona jenis baru dalam tubuh.

Haviz juga menjelaskan bagaimana cara memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19 yaitu mulai dengan memakai masker, makan makanan bergizi, sering mencuci tangan, menjaga jarak hingga sampai pada tahap pencegahan.

"Terkadang tanpa disadari orang yang kita anggap tidak terpapar padahal mereka sebenarnya terjangkit virus yang biasanya disebut OTG (orang Tanpa Gejala)," ucapnya.

"Tinggal di sebuah daerah kelurahan yang cukup luas dan jauh dari pekotaan menjadikan masyarakat belum terlalu waspada akan adanya covid yang melanda disekitarnya hal ini terbukti dari pernyataan beberapa peserta saat sosialisasi masih banyak yang belum melakukan vaksinasi," terang Haviz.

Tambahnya lagi, Haviz memaparkan kenapa kita harus vaksinasi. Berbagai pernyataan disampaikannya agar membuat masyarakat lebih peka dan waspada terhadap virus yang sangat membahayakan ini.

Kami tim Kukerta dalam hal ini sebagai panitia sosialisasi sekaligus motor penggerak program pemerintah untuk melakukan vaksin maka sangat menyarankan kepada peserta sosialisasi beserta masyarakat untuk melakukan vaksinasi karena vaksin itu halal dan aman.

Di sela rangkaian acara berlangsung salah satu peserta ada yang bertanya kenapa harus divaksin, karena di daerah kami merupakan daerah yang jauh dari kerumunan dan keramaian ia menyebutkan di daerah kami aman-aman saja dan banyak menganggap biasa saja.

Dari pertanyaan itu pemateri menjawab dengan lantang bahwa sebenarnya covid ada namun di daerah tersebut masyarakat belum pernah test, atau mungkin sistem imun tubuhnya tinggi, dan yang lebih meyakinkan masyarakat bahwa di daerah kelurahan Batu Teritip masih berada di zona hijau.

Setelah sosialisasi atau pemaparan materi Haviz sebagai pemateri menanyakan kepada beberapa siswa siswi SMA terkait kesimpulan atau materi yang telah di sampaikan, dan siswa siswi pun cukup memahami sehingga mudahnya menerapkan protokol kesehatan agar tidak terjangkit virus.

"Setelah kegiatan sosialisasi berakhir tim kukerta juga menampilkan video cara pembuatan handsanitizer alami karena hand sanitizer sebagai pencuci tangan simpel tanpa menggunakan air yang cukup banyak sebagai pencegahan penularan covid. Kemudian tim kukerta juga menampilkan video cara pembuatan stand handsanitizer supaya lebih seteril tanpa harus memegang botol, tim kukerta juga menampilkan cara pembuatan disinfektan hingga pada tahap penggunaan. Para peserta begitu seksama dalam menyaksikan video tersebut," tutupnya. (ril)

Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)