DATARIAU.COM - Era globalisasi yang serba canggih ini mengharuskan semua lini kehidupan dekat dengan teknologi termasuk pendidikan.
Penggunaan teknologi terbukti dapat meningkatkan minat belajar anak karena tampilan yang lebih menarik sehingga akan terhindar dari rasa jenuh selama mengikuti pelajaran.
Dikutip dari amp.compas.com ada lima manfaat teknologi di bidang pendidikan, antara lain:
1. Bisa menambah informasi
Pengunaan teknologi adalah sebagai sarana pendukung bagi siswa dan pendidik untuk mencari informasi yang lebih luas, selain menggunakan sumber dari buku dan media cetak.
2. Tingkatkan kemampuan belajar
Manfaat teknologi bisa meningkatkan kemampuan belajar siswa. Hal ini terjadi karena informasi yang ada di internet lebih update. Sehingga para siswa bisa dengan mudah mengakses informasi-informasi baru yang diperlukan, di bawah pengawasan guru.
3. Bisa memudahkan akses belajar
Adapun proses pembelajaran dapat dipermudah dengan adanya teknologi dalam pendidikan. Misalkan guru dapat memberikan materi atau tugas belajar melalui email sehingga peserta didik bisa segera menyelesaikan dan mengumpukan tugas tersebut.
4. Banyak materi menarik
Tentu penggunaan teknologi dalam pendidikan dapat membuat siswa lebih nyaman dan tidak terkesan jenuh atau monoton. Ini karena penyampaian informasi melalui teknologi canggih terlihat lebih variatif dan modern.
5. Tingkatkan minat belajar
Dengan teknologi, khususnya internet maka informasi dan pengetahuan bisa didapat lebih lengkap. Selain itu akses yang mudah didapatkan dapat membuat siswa lebih minat dalam melaksanakan pembelajaran.
Salah satu contoh teknologi membantu perkembangan pendidikan yaitu dengan adanya ChatGPT, yang digunakan Mahasiswa untuk membantu mereka dalam mengerjakan tugas bahkan skripsi kuliah.
Pencipta ChatGPT sekaligus CEO OpenAI, Sam Altman saat acara Conversation with Sam Altman yang diselenggarakan KORIKA dan GDP Venture di Hotel Indonesia, Jakarta Pusat pada Rabu (14/6/2023).
"Edukasi tentu akan berubah secara dramatis mengikuti perkembangan teknologi. Itu terjadi beberapa kali sebelumnya dalam sejarah pendidikan," kata Sam dikutip dari antaranews.com.
Dalam memberikan gambaran mengenai peran teknologi dalam sejarah perkembangan dunia pendidikan, Sam mencontohkan kehadiran kalkulator dan mesin pencarian (search engine) seperti Google dalam sistem pembelajaran.
Kemunculan dua teknologi tersebut menimbulkan perdebatan mengenai fungsi pelajar menghapal rumus atau berbagai fakta yang diajarkan jika mereka bisa memanfaatkan kalkulator untuk menghitung atau mencari informasi di Google.
Sam mengatakan jawaban dari perdebatan tersebut adalah merangkul teknologinya. Teknologi hadir sebagai alat baru yang dimanfaatkan oleh manusia untuk meningkatkan kemampuan, kreativitas, potensi manusia untuk membuat sesuatu yang lebih berdampak, lebih kuat, dan lebih berharga.
"Jawaban dari kasus ini dan lainnya adalah kamu merangkul teknologinya, kamu melihat ini sebagai alat baru yang dimiliki manusia. Dengan alat yang lebih baik maka kemampuan, kreativitas, dan potensi manusia akan meningkat," kata Sam.
Dengan kehadiran teknologi, menurut Sam, juga akan mempengaruhi sistem pengajaran di sekolah terkait dengan pengembangan proses berpikir pada pelajar dengan hadirnya bantuan dari teknologi seperti ChatGPT.
Sam mengatakan penerapan teknologi dalam berbagai sektor kehidupan merupakan cara manusia untuk membuat sebuah kemajuan dengan melahirkan kemampuan baru yang lebih baik.
"Ini adalah cara umat manusia mengalami kemajuan. Kita memberikan alat yang lebih baik, membangun di atas alat-alat sebelumnya, berkontribusi pada infrastruktur sosial dan orang-orang akan menghadirkan kejutan terutama dalam hal kemampuan yang lebih baik dari yang kita perkirakan,” kata Sam.***