Pengabdian KUKERTA Berdampak UNRI: Fakultas Keperawatan Edukasi Manajemen Amarah Kepada Siswa SMAN 1 Perhentian Raja

datariau.com
131 view
Pengabdian KUKERTA Berdampak UNRI: Fakultas Keperawatan Edukasi Manajemen Amarah Kepada Siswa SMAN 1 Perhentian Raja
Foto: Ist.
Fakultas Keperawatan UNRI melaksanakan edukasi manajemen amarah (anger management) dan demonstrasi teknik napas dalam bagi siswa kelas X SMA Negeri 1 Perhentian Raja, Selasa (29/9/2026).

KAMPAR, datariau.com - Fakultas Keperawatan Universitas Riau (UNRI) melalui Dosen Pendamping Lapangan, Ns. Fathra Annis Nauli, M.Kep., Sp.Kep.J., bersama tim mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Desa Pantai Raja, melaksanakan edukasi manajemen amarah (anger management) dan demonstrasi teknik napas dalam bagi siswa kelas X SMA Negeri 1 Perhentian Raja, Selasa (29/9/2026).

Kegiatan yang merupakan bagian dari program Pengabdian KUKERTA Berdampak UNRI ini bertujuan meningkatkan pemahaman remaja tentang pentingnya mengelola emosi secara sehat dan tepat dalam kehidupan sehari-hari.

Masa remaja merupakan fase perkembangan yang diwarnai berbagai perubahan dan tantangan, baik di lingkungan pertemanan, keluarga, maupun pendidikan. Berbagai situasi tersebut dapat memicu munculnya emosi, termasuk kemarahan.

Oleh karena itu, kemampuan mengenali dan mengendalikan emosi menjadi keterampilan penting agar remaja mampu menghadapi permasalahan secara bijak tanpa merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Dalam kegiatan tersebut, narasumber bersama tim mahasiswa Kukerta memberikan edukasi mengenai pengertian manajemen amarah, faktor-faktor pemicu kemarahan, serta cara merespons emosi secara tepat.

Para siswa juga diberikan pemahaman bahwa marah merupakan emosi yang wajar. Namun, emosi tersebut perlu dikelola agar tidak memicu tindakan impulsif, konflik, maupun perilaku yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain.

Edukasi kemudian dilanjutkan dengan demonstrasi teknik napas dalam sebagai salah satu cara sederhana untuk membantu menenangkan diri ketika menghadapi situasi yang memicu kemarahan.

Mahasiswa memperagakan tahapan latihan pernapasan secara perlahan dan teratur, kemudian mengajak para siswa mempraktikkannya secara langsung. Melalui latihan tersebut, siswa diharapkan memiliki keterampilan praktis untuk membantu mengelola emosi saat menghadapi tekanan, perbedaan pendapat, maupun konflik dalam kehidupan sehari-hari.

Mahasiswa Dorong Kesadaran Kesehatan Mental Remaja


Ketua kelompok Kukerta, Fahmi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan upaya mahasiswa menghadirkan edukasi kesehatan mental yang dekat dengan kehidupan remaja.

Menurutnya, kemampuan mengelola emosi perlu diperkenalkan sejak dini agar siswa lebih memahami diri sendiri dan mampu mengambil keputusan secara bijak ketika menghadapi berbagai permasalahan.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap siswa tidak hanya memahami pentingnya mengendalikan amarah, tetapi juga mengetahui cara sederhana untuk menenangkan diri ketika emosi mulai meningkat. Kami ingin pengetahuan yang diberikan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun pertemanan,” ungkap Fahmi.

Kepala SMA Negeri 1 Perhentian Raja, Dra. Erni Gusti, M.Pd., turut mengapresiasi pelaksanaan kegiatan edukasi tersebut.

Menurutnya, kegiatan ini menjadi bentuk kolaborasi antara mahasiswa dan pihak sekolah dalam mendukung perkembangan siswa, tidak hanya dari sisi akademik, tetapi juga dalam membangun kemampuan mengelola emosi dan berinteraksi secara positif dengan lingkungan.

“Edukasi seperti ini penting bagi siswa karena membantu mereka memahami cara mengelola emosi dan menyikapi permasalahan dengan lebih baik. Kami berharap kegiatan ini memberikan manfaat bagi siswa dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga tercipta lingkungan sekolah yang lebih positif dan kondusif,” ujar Erni Gusti.

Penulis
: Fahmi Agustiadi Idris
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)