Melalui Pengenalan Ecoprint, Mahasiswa KKNMAs 29 Edukasi Kreativitas dan Peduli Lingkungan Murid SDN 01 Buantan Lestari

datariau.com
1.389 view
Melalui Pengenalan Ecoprint, Mahasiswa KKNMAs 29 Edukasi Kreativitas dan Peduli Lingkungan Murid SDN 01 Buantan Lestari
Foto: Zakia Julieta Bagio
Mahasiswa KKNMAs Kelompok 29 menggelar sosialisasi dan praktik pembuatan ecoprint di SDN 01 Buantan Lestari, Rabu (27/8/2025).

SIAK, datariau.com - Sampah daun dan bunga sering dianggap tak bernilai, padahal bisa diolah menjadi karya seni yang indah.

Melihat potensi ini, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah ‘Aisyiyah (KKNMAs) Kelompok 29 menggelar sosialisasi dan praktik pembuatan ecoprint di SDN 01 Buantan Lestari, Kecamatan Bunga Raya, Kabupaten Siak, Riau, pada Rabu (27/8/2025).

Kegiatan ini dirancang untuk menumbuhkan kreativitas sekaligus menanamkan kepedulian lingkungan sejak dini.

Kegiatan dimulai dengan sosialisasi mengenai definisi ecoprint, jenis daun yang dapat digunakan, hingga manfaat dan tehnik pembuatannya.

Anak-anak kemudian dibagi ke dalam kelompok dan diajak langsung menempel daun serta bunga pada totebag berbahan kanvas.

Dengan alat sederhana yang mudah ditemukan di sekitar, para siswa berhasil menghasilkan motif ecoprint unik dan menarik.

Hasil karya tersebut kemudian dipajang di ruang kelas sebagai bentuk apresiasi atas kreativitas mereka.

Antusiasme siswa dan guru terlihat sepanjang kegiatan.

“Saya sangat senang dan mengapresiasi kegiatan ecoprint yang telah dilakukan oleh mahasiswa KKN. Ini adalah kegiatan yang yang sangat positif, inovatif dan kreatif," kata Murdika SPd, guru SDN 01 Buantan Lestari.

"Saya meihat antusias yang tinggi baik dari mahasiswa maupun siswa yang terlibat, hasilnya pun sangat indah. Saya berharap kegiatan ini tidak hanya berhenti sampai di sini, semoga para siswa bisa terus mempraktikkan dan mengembangkan teknik ecoprint ini,” harapnya.

Selain melatih keterampilan, ecoprint juga mengajarkan nilai kerja keras, kerja sama, kesabaran, serta rasa hormat pada alam.

Daun yang biasanya dianggap sampah ternyata bisa menjadi karya seni bernilai.

Dengan cara sederhana ini, mahasiswa KKNMAs 29 ingin menginspirasi anak-anak agar lebih peduli pada lingkungan sekaligus bangga dengan karya buatan sendiri.

Kegiatan ini ditutup dengan memberikan reward kepada kelompok dengan hasil ecoprint terbaik.

Hadiah sederhana ini menjadi bentuk apresiasi sekaligus motivasi agar siswa semakin semangat dalam berkarya.

Sesi foto bersama menjadi penutup kegiatan, sebagai kenangan berharga atas pengalaman belajar yang unik tersebut.

Melalui langkah kecil ini, mahasiswa berharap kreativitas ramah lingkungan dapat menjadi budaya belajar yang berkelanjutan di sekolah.

Pendidikan lingkungan tidak harus rumit, justru bisa dikemas menyenangkan dan bermanfaat.

Mahasiswa KKNMAs 29 menyampaikan terima kasih kepada Panitia Pusat dan Lokal KKNMAs 2025, Konsorsium LPPM PTMA, serta Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah atas dukungan yang telah diberikan, sehingga kegiatan ini dapat berjalan lancar dan memberi manfaat nyata bagi siswa.***

Penulis
: Zakia Julieta Bagio
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)