BENGKALIS, datariau.com - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) Berdampak Universitas Riau (UNRI) Membangun Kampung Tahun 2026 Desa Pematang Duku menyerahkan Modul Pembelajaran Gambut Explorer kepada SD Negeri 37 Bengkalis, Jumat (24/7/2026). Program ini menjadi salah satu upaya memperkuat edukasi mengenai ekosistem gambut, pelestarian lingkungan, serta mitigasi bencana kepada siswa sekolah dasar sejak usia dini.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program kerja mahasiswa KUKERTA di bidang pendidikan yang mengusung tema "Gambut Explorer". Melalui program ini, mahasiswa berupaya menghadirkan media pembelajaran yang inovatif agar siswa lebih mudah memahami karakteristik lahan gambut, manfaatnya bagi kehidupan, hingga ancaman kerusakan lingkungan yang dapat terjadi apabila ekosistem gambut tidak dikelola dengan baik.
Penyerahan modul dilakukan secara langsung oleh mahasiswa KUKERTA Universitas Riau yang terdiri dari Radit Maulana, Annisa Zulfiani, Dava Okta Mozanda, Daniel Marbun, Rosalina Seprianti Br. Rambe, Riska Putri Wardani, Dinda Bulqis Dwi Handayani, Lintang Dwi Maynaia, Feony Adhari, dan Muhammad Syukri Azhari.
Baca juga:Mahasiswa KUKERTA UNRI Edukasi Lahan Gambut dan Mitigasi Bencana kepada Siswa SDN 37 Bengkalis
Kegiatan tersebut turut didampingi oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Rina Susanti, S.Sos., M.Si., dan diterima langsung oleh Kepala SD Negeri 37 Bengkalis, Mazdalena, bersama jajaran guru.
Program ini menjadi bentuk kolaborasi antara perguruan tinggi dengan satuan pendidikan dalam mendukung penguatan pendidikan lingkungan sejak dini. Melalui Modul Gambut Explorer, para siswa diharapkan memperoleh pengalaman belajar yang lebih menarik, interaktif, dan mudah dipahami mengenai ekosistem gambut.
Materi dalam modul mencakup pengenalan lahan gambut, fungsi dan manfaatnya bagi lingkungan, potensi bencana seperti kebakaran hutan dan lahan, hingga berbagai langkah pencegahan yang dapat dilakukan oleh masyarakat. Penyampaian materi dirancang dengan pendekatan yang sesuai dengan usia siswa sekolah dasar sehingga lebih mudah dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Baca juga:Mahasiswa Kukerta UNRI Edukasi Sanitasi dan Monitoring Kualitas Air di Desa Resam Lapis Bengkalis
Selain menjadi sumber belajar bagi peserta didik, modul tersebut juga diharapkan dapat dimanfaatkan oleh para guru sebagai bahan ajar pendukung dalam proses pembelajaran di sekolah. Dengan demikian, edukasi mengenai pentingnya menjaga ekosistem gambut dapat terus dilakukan secara berkelanjutan.
Mahasiswa KUKERTA UNRI berharap keberadaan Modul Gambut Explorer mampu menumbuhkan kepedulian siswa terhadap lingkungan sekaligus membangun kesadaran akan pentingnya menjaga kawasan gambut sebagai salah satu ekosistem yang memiliki peran besar dalam menjaga keseimbangan alam.
Kepala SD Negeri 37 Bengkalis, Mazdalena, menyampaikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa KUKERTA Universitas Riau yang telah menghadirkan media pembelajaran yang bermanfaat bagi sekolah.
Baca juga:Pemerintah Desa Kelebuk dan Mahasiswa Kukerta UNRI Gelar Aksi BEDAK, Wujudkan Lingkungan Bersih dan Asri
"Kami mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa KUKERTA Universitas Riau yang telah menyerahkan Modul Gambut Explorer kepada sekolah kami. Modul ini sangat bermanfaat sebagai bahan ajar untuk mengenalkan pentingnya lahan gambut dan upaya mitigasi bencana kepada anak-anak sejak dini. Semoga kerja sama seperti ini terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi dunia pendidikan," ujarnya.