Mahasiswa Kukerta UNRI Perkenalkan Budidaya Tanaman Hidroponik di SDN 005 Sei Segajah Makmur

datariau.com
584 view
Mahasiswa Kukerta UNRI Perkenalkan Budidaya Tanaman Hidroponik di SDN 005 Sei Segajah Makmur

ROHIL, datariau.com - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata MBKM dari Universitas Riau periode 2024 di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Dr M Amrul Khoiri SP MP memperkenalkan budidaya tanaman kangkung secara hidroponik kepada siswa SDN 005 Desa Sei Segajah Makmur Kecamatan Kubu Kabupaten Rokan Hilir, Sabtu (10/8/2024).

Kegiatan ini dilakukan selama 3 pekan pada setiap Sabtu, kegiatan dihadiri oleh seluruh siswa kelas 5 dan 6 dari SDN 005 Sei Segajah Makmur. Kegiatan diawali dengan memberikan penjelasan mengenai apa itu budidaya tanaman secara hidroponik dan keunggulan budidaya tanaman secara hidroponik dibandingkan budidaya tanaman secara konvensional.

Ketua Kukerta UNRI Desa Sei Segajah Makmur Ali Akbar mengatakan, bahwa kegiatan ini tepat dilakukan mengingat di Desa Sei Segajah Makmur minim petani yang melaksanakan budidaya tanaman secara hidroponik.

"Para petani di Desa Sei Segajah Makmur umumnya melakukan budidaya tanaman kelapa sawit, sehingga kegiatan ini dapat mengenalkan dan menambah wawasan para siswa mengenai budidaya tanaman lain khususnya secara hidroponik,” terangnya.

Kegiatan yang dilakukan dibagi menjadi 3 pertemuan setiap Sabtu, pada pertemuan pertama pada 27 Juli 2024 dimulai dengan penjelasan mengenai hidroponik dan keunggulannya dibandingkan budidaya konvensional.

Dilanjutkan dengan pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) sebagai larutan nutrisinya dan penyemaian benih kangkung pada rockwool sebagai medianya, pada pertemuan pertama ini para siswa antusias tanya jawab dan ikut serta dalam mempraktekkan pembuatan POC serta penyemaian benih kangkung yang akan ditanam.

Pada pertemuan kedua 03 Agustus 2024 mahasiswa memperlihatkan progres dari kegiatan yang telah dilakukan minggu sebelumya kepada para siswa dimana benih sudah mulai tumbuh dan POC sudah mulai berubah warna, pada pertemuan terakhir 10 Agustus 2024 dilakukan pindah tanam ke media hidroponik dengan menggunakan botol bekas sebagai medianya.

“Selain tujuan budidaya, dengan memanfaatkan barang bekas sebagai media tanam juga dapat mengurangi sampah-sampah plastik yang sangat lama terurai,” ujar Ali selaku ketua.

Kegiatan ini diharapkan dapat menambah pengetahuan para siswa mengenai budidaya tanaman khususnya secara hidroponik dan membuka mata siswa bahwa budidaya tanaman tidak selalu kelapa sawit dan tidak selalu menggunakan tanah. ***

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)