Mahasiswa Kukerta UNRI Manfaatkan Tempurung Kelapa Menjadi Briket Arang di Desa Seberang Pebenaan

datariau.com
498 view
Mahasiswa Kukerta UNRI Manfaatkan Tempurung Kelapa Menjadi Briket Arang di Desa Seberang Pebenaan

INHIL, datariau.com - Pemanfaatan tempurung kelapa dijadikan Briket Arang adalah salah satu program kerja dari mahasiswa Kukerta Universitas Riau dalam mengabdi kepada masyarakat di desa Seberang Pebenaan, Kecamatan Keritang Kabupaten Indragiri Hilir, Jum'at (23/8/2024).

Kelompok Kukerta Reguler 2024 di bawah bimbingan Nurdiansyah SPd MPd yang diketuai oleh Rinaldi Pramana Triansyah, wakil ketua Jordan Aqbal dengan anggota Della Meilani, Dira Sespira, Feriska Anggiriani, Marda Merliana Ayu Pratiwi, Meli Setyani, M Bintang Erlangga, Rara Zui Andri, dan Yoga Saputra.

Sosialisasi pembuatan briket arang ini dinilai sebagai inovasi yang cukup bagus untuk diketahui oleh masyarakat, yang mana potensi dari desa ini ialah kelapa dan sawah, jadi menurut Sekdes, itu dapat dimanfaatkan dan mengurangi limbah tempurung kelapa.

Tujuan diadakannya sosialisasi pembuatan briket ini untuk memanfaatkan tempurung kelapa yang sudah tidak terpakai atau dibuang begitu saja. Sehingga menjadi benda bermanfaat dan bernilai ekonomis. Inovasi ini juga dapat meminimalisir terjadinya pencemaran lingkungan yang diakibatkan oleh limbah tempurung kelapa.

Briket dari tempurung kelapa dapat digunakan di kehidupan sehari-hari sebagai bahan bakar yang alternatif.

Tempurung kelapa dapat diolah menjadi Briket Arang sebagai pengganti bahan bajat seperti minyak tanah atau gas elpiji.

Namun, di desa Seberang Pebenaan banyak yang tidak tahu apa itu briket karena kurangnya pemahaman bagaimana pembuatan dan bagaimana cara penggunaannya.

Briket arang dari tempurung kelapa adalah bahan bakar alternatif yang dibuat dari limbah tempurung kelapa.

Briket tempurung juga memiliki keunggulan seperti ramah lingkungan, efesiensi energi dan juga mudah didapatkan.

Kegiatan ini dilaksanakan di gedung kepala desa, dihadiri ibu PKK serta pemuda-pemudi desa.

Kegiatan sosialisasi ini dilakukan sebagai bentuk inovasi mahasiswa Kukerta yang diharapkan bisa membantu masyarakat dalam menggunakan sumber daya lokal dan potensi kampung yang dapat dimanfaatkan.***

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)