Melalui Pembuatan Briket, Mahasiswa Kukerta UNRI Melakukan Upaya Optimalisasi Potensi Desa Sungai Dusun

datariau.com
487 view
Melalui Pembuatan Briket, Mahasiswa Kukerta UNRI Melakukan Upaya Optimalisasi Potensi Desa Sungai Dusun

DATARIAU.COM - Tim Kuliah Kerja Nyata Universitas Riau tahun 2024 yang beranggotakan mahasiswa/i dari berbagai macam fakultas berinovasi meluncurkan program sosialisasi peningkatan potensi desa yang berfokus pada Teknik Pembuatan Briket.

Tujuan kegiatan ini untuk membantu masyarakat di sekitar desa Sungai Dusun, Kabupaten Indragiri Hilir yang sebagian besar bermatapencaharian sebagai petani kelapa dalam memanfaatkan hasil sumber daya alam yang ada.

Adapun mahasiswa ini berasal dari Fakultas Teknik (FT), Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP), Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), dan Fakultas Hukum (FH) dengan Dosen Pembimbing Lapangan M Rizwan BEc MEc.

"Batok/tempurung kelapa adalah salah satu bagian dari pohon kelapa yang memiliki seribu guna yang saat ini mungkin jarang diolah oleh masyarakat sekitar, maka dari itu hari ini kami bermaksud untuk mensosialisasikan salah satu produk yang mudah dibuat atau diaplikasikan dan memiliki nilai jual yang sangat tinggi yang dikenal dengan sebutan Briket,” ujar Ketua Kelompok Kukerta Universitas Riau Desa Sungai Dusun, Edi Putra Yuni.

Briket ialah bahan bakar yang terbuat dari tempurung/batok kelapa yang telah diolah menjadi arang. Program ini digulirkan dalam rangka untuk meningkatkan potensi yang dimiliki oleh desa Sungai Dusun guna meningkatkan UMKM dari produk olahan batok/tempurung kelapa oleh masyarakat setempat.

"Program sosialisasi yang dijalankan ini akan berfokus pada pengenalan tentang Briket, cara pembuatan, pemanfaatan, dan cara pemasaran," tambah Edi.

Dalam kegiatan sosialisasi yang diadakan pada tanggal 9 Agustus 2024 ini, mahasiswa/i membantu untuk menyadarkan masyarakat bahwa daripada limbah tempurung kelapa ini dibiarkan begitu saja, sebaiknya tempurung kelapa yang sudah kering dimanfaatkan.

Tempurung kelapa ini memiliki potensi lebih untuk dikembangkan. Selain menambah nilai guna, tempurung kelapa yang telah menjadi arang ini dapat diolah lagi menjadi Briket yang memiliki nilai jual yang lebih tinggi.

Dari segi penggunaannya, Briket ini dapat digunakan oleh masyarakat dalam beberapa kali. Briket juga dapat menambah dan meningkatkan penghasilan ekonomi yang dapat dipasarkan pada tingkat nasional bahkan internasional.

Kegiatan sosialisasi ini juga mendapat tanggapan positif dari masyarakat setempat yang hadir. Mereka sangat tertarik dan antusias saat mahasiswa Kukerta melakukan praktek cara pembuatan briket tersebut.

Dengan adanya kegiatan ini, harapannya penggunaan briket dapat menjadi alternatif yang mumpuni serta menarik minat konsumen dari berbagai daerah dan negara untuk dapat membeli Briket hasil olahan dari masyarakat desa Sungai Dusun, kabupaten Indragiri hilir, sehingga dapat meningkatkan nilai pendapatan dari produk tersebut dan bermanfaat bagi masyarakat luas.***

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)