Mahasiswa Kukerta UNRI Laksanakan Program TOGA dan Pupuk Cair Organik di Kampung Buatan II

datariau.com
244 view
Mahasiswa Kukerta UNRI Laksanakan Program TOGA dan Pupuk Cair Organik di Kampung Buatan II
Foto: M. Azlansyah
Mahasiswa KUKERTA Berdampak Universitas Riau Kelompok EYWA melaksanakan Program Taman TOGA di Kampung Buatan II. 

SIAK, datariau.com - Permasalahan terkait lingkungan dan kesehatan masyarakat masih menjadi hambatan yang dihadapi di berbagai tempat, termasuk di Kampung Buatan II, Kecamatan Koto Gasib, Kabupaten Siak, Provinsi Riau.

Pengelolaan sampah organik di rumah yang belum optimal sering kali menyebabkan kerusakan lingkungan. Di sisi lain, penggunaan tanaman obat keluarga (TOGA) sebagai pilihan pengobatan tradisional semakin menurun, seiring dengan meningkatnya ketergantungan masyarakat pada obat-obatan modern.

Menanggapi situasi ini, mahasiswa KUKERTA Berdampak Universitas Riau Kelompok EYWA melaksanakan Program Taman TOGA dan Tetes Emas (Pupuk Cair Organik/PCO) pada Selasa (27/1/2026) pukul 15.00 WIB di Kampung Buatan II.



Program ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan dan kelestarian lingkungan, sekaligus mendorong kemandirian ekonomi warga.

Kegiatan ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) serta SDG 1 (Tanpa Kemiskinan).

Sebelum pelaksanaan kegiatan, mahasiswa KUKERTA melakukan diskusi bersama warga terkait pemanfaatan tanaman obat dan pengelolaan limbah organik.

Dalam diskusi tersebut, warga menyampaikan kendala yang dihadapi, salah satunya terkait mahalnya harga pupuk pertanian.

“Pupuk itu cukup mahal, jadi ada warga yang tidak mampu untuk membelinya,” ucap Bu Ida, salah seorang warga Kampung Buatan II.

Kegiatan dimulai dengan sesi penyampaian materi dan praktik pembuatan pupuk cair organik (PCO) menggunakan sampah organik rumah tangga.

Melalui pelatihan ini, masyarakat memperoleh informasi baru terkait cara mengolah limbah organik menjadi pupuk yang bisa digunakan secara mandiri untuk kebutuhan pertanian dan perkarangan rumah.

Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan penanaman bibit tanaman obat di lahan yang telah disiapkan sebagai Taman TOGA, Tanaman yang ditanam antara lain jahe, kencur, temulawak, kunyit, lengkuas, dan cabai.

Setiap tanaman dilengkapi dengan papan nama serta informasi manfaatnya agar mudah dipahami oleh masyarakat.

Perwakilan mahasiswa KUKERTA Berdampak Universitas Riau Kelompok EYWA, Azlan menyatakan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat berkelanjutan.

“Kami berharap taman TOGA dan pelatihan pupuk cair organik ini dapat terus dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai langkah kecil menuju lingkungan yang lebih sehat dan mandiri,” ucapnya

Penulis
: M. Azlansyah
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)