Mahasiswa Kukerta Unri Desa Teluk Rhu Gelar Sosialisasi DBD dan Olah TOGA Jadi Spray Anti Nyamuk

Samsul
48 view
Mahasiswa Kukerta Unri Desa Teluk Rhu Gelar Sosialisasi DBD dan Olah TOGA Jadi Spray Anti Nyamuk
TELUK RHU, datariau.com-Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Universitas Riau yang ditempatkan di Desa Teluk Rhu melaksanakan program kerja sosialisasi mengenai bahaya demam berdarah dengue (DBD) sekaligus pelatihan pemanfaatan tanaman obat keluarga (TOGA) sebagai bahan pembuatan spray anti-nyamuk alami. Kegiatan ini digelar sebagai bentuk kepedulian mahasiswa terhadap kesehatan masyarakat setempat, mengingat tingginya potensi penyebaran penyakit DBD di wilayah dengan curah hujan tinggi dan banyak genangan air.

Dalam sosialisasi tersebut, mahasiswa Kukerta memaparkan materi seputar penyebab, gejala, cara penularan, hingga langkah-langkah pencegahan DBD kepada warga desa. Mahasiswa juga menekankan pentingnya penerapan program 3M Plus (Menguras, Menutup, dan Mendaur ulang) sebagai upaya memutus rantai perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti, yang menjadi faktor utama penyebab penyakit ini.

Selain pemaparan materi, mahasiswa turut memberikan pelatihan praktik langsung pembuatan spray anti-nyamuk berbahan dasar tanaman obat keluarga (TOGA) yang mudah ditemukan di pekarangan rumah warga, seperti serai, daun sirih, dan tanaman herbal lain yang memiliki kandungan minyak atsiri sebagai penolak alami nyamuk. Warga diajarkan cara mengekstrak bahan alami tersebut hingga mengemasnya menjadi produk spray siap pakai, sebagai alternatif aman dan ramah lingkungan dibandingkan penggunaan bahan kimia sintetis.

Salah satu perwakilan mahasiswa Kukerta menjelaskan bahwa program ini dirancang agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat, bukan hanya sebatas kegiatan seremonial semasa program Kukerta berlangsung. Dengan memanfaatkan tanaman yang sudah tersedia di sekitar rumah, warga diharapkan dapat secara mandiri memproduksi spray anti nyamuk kapan pun dibutuhkan tanpa biaya besar.

Antusiasme warga Desa Teluk Rhu terlihat tinggi selama kegiatan berlangsung pada hari itu. Banyak peserta yang aktif bertanya dan turut mencoba langsung proses pembuatan spray tersebut. Kepala Desa Teluk Rhu turut mengapresiasi inisiatif mahasiswa Kukerta Unri, dan berharap program semacam ini dapat terus berlanjut demi meningkatkan kesadaran serta kemandirian masyarakat dalam menjaga kesehatan lingkungan.

Melalui program kerja yang dilaksanakan pada 26 Juli 2026 ini, mahasiswa Kukerta Unri berharap dapat menekan angka kasus DBD di Desa Teluk Rhu sekaligus mendorong masyarakat untuk lebih memanfaatkan potensi tanaman obat keluarga yang ada di lingkungan sekitar sebagai solusi kesehatan yang murah, mudah, dan alami.***
Penulis
: Salma Fadhaĺynisa
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)