Mahasiswa Kukerta Unri Adakan Penyuluhan Vaksinasi Covid-19, Prokes, dan Pengenalan Stunting Serta Bagikan Masker Gratis

Ruslan
74 view
Mahasiswa Kukerta Unri Adakan Penyuluhan Vaksinasi Covid-19, Prokes, dan Pengenalan Stunting Serta Bagikan Masker Gratis
Foto: Ist

DATARIAU.COM - Mahasiswa Universitas Riau (UNRI) yang terhubung dalam Kukerta Balik Kampung Covid-19 di desa Sepahat melakukan berbagai kegiatan upaya pencegahan Covid-19.

Beberapa rangkaian kegiatan yang dilakukan yaitu pembagian masker medis gratis sekaligus pengadaan penyuluhan Vaksinasi Covid-19, Protocol Kesehatan dan Pengenalan Stunting ke Warga setempat.

Anisa, salah seorang anggota Tim Kukerta menjelaskan, kegiatan penyuluhan vaksinasi covid-19 ini merupakan upaya untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya vaksin, karena saat ini masih banyak masyarakat yang enggan untuk mengikuti protocol kesehatan bahkan menolak untuk divaksin.

“Tim Kukerta Balik Kampung Desa Sepahat melakukan kegiatan penyuluhan ini secara langsung dengan tetap mematuhi SOP Covid-19,” jelasnya.

Tak hanya membagikan masker kepada warga, tim Kukerta juga mengundang salah satu Dokter Puskesmas desa Tenggayun bernama Dr. Aziza Aditya Putri untuk menyampaikan materi penyuluhan di desa Sepahat.

Dr. Aziza menyampaikan kegiatan ini sangat bermanfaat untuk menambah ilmu dan menumbuhkan kesadaran warga desa Sepahat untuk menerapkan Prokes dan menjalankan Vaksinasi.

Kegiatan ini sendiri juga turut diapresiasi dengan baik oleh kepala desa dikarenakan masih kurangnya pengetahuan warga setempat tentang prokes, vaksinasi, dan bahaya stunting.

Kegiatan ini dilakukan pada Senin (02/08/2021) di aula kantor desa Sepahat dan dihadiri oleh warga setempat yang telah diundang.

Anisa menambahkan, berdasarkan kegiatan tersebut diharapkan warga setempat mendapatkan pencerahan tentang bagaimana pentingnya melakukan Vaksinasi Covid-19, menjaga Protocol Kesehatan, dan mengetahui bahaya Stunting.

“Kegiatan ini bertujuan sebagai tindakan preventif serta upaya dalam pemutusan rantai virus corona,” pungkasnya. (ril)