Mahasiswa Kukerta Integrasi UNRI 2021 Adakan Kegiatan Sosialisasi dan Pelatihan Budidaya Ikan dalam Ember di Kampung Langsat Permai

Ruslan
619 view
Mahasiswa Kukerta Integrasi UNRI 2021 Adakan Kegiatan Sosialisasi dan Pelatihan Budidaya Ikan dalam Ember di Kampung Langsat Permai
Foto: Meylina

SIAK, datariau.com - Mahasiswa Kukerta Universitas Riau adakan kegiatan sosialisasi dan pelatihan BUDIKDAMBER di Kampung Langsat Permai, Kecamatan Bungaraya Kabupaten Siak.

Sekelompok Mahasiswa Kukerta Integrasi UNRI memanfaatkan plastik bekas sebagai wadah media tanam dan memanfaatkan ember sebagai kolam ikan.

Pelatihan diberikan bagi Ibu Rumah Tangga dan Karang Taruna Kampung Langsat Permai pada Sabtu (24/7/2021) siang di Aula Kantor Kampung Langsat Permai, Kecamatan Bungaraya, Kabupaten Siak.

Tim pengabdian Kukerta Integrasi beserta Dosen Pembimbing Lapangan Prof.Dr.Ir. Hapsoh, MS kami mengadakan kegiatan sosialisasi BUDIKDAMBER dengan mengikuti protokol kesehatan. Hal ini tentu saja dilakukan untuk mencegah penyebaran dan penularan Covid-19 yang masih tinggi saat ini.

Kegiatan ini terinspirasi dari aktivitas terbatas masyarakat selama Pandemi Covid 19. Sosialisasi ini ditujukan kepada masyarakat khsususnya Ibu Rumah Tangga dan Karang Taruna Kampung Langsat Permai.

Dengan adanya praktik ini tentunya memberikan manfaat yakni masyarakat bisa menyediakan kebutuhan keluarga dengan protein hewani dan sayuran, memanfaatkan gelas plastik yang tidak terpakai serta tidak perlu membuka lahan.

Kegiatan sosialisasi dan pelatihan BUDIKDAMBER dimulai dengan pengenalan alat dan bahan, yakni ember sebagai kolam ikan, bibit lele, gelas plastik yang diisi arang sebagai media tanam dan bibit sayuran (kangkung, pakcoy, selada).

Sistem budidaya ikan dalam ember yang dibuat adalah rancangan sistem budidaya yang hemat air dengan menggunakan ember volume 78 liter yang diisi air setinggi 50 cm atau sebanyak 60 liter air.

Pada bagian atas ember digantungkan gelas plastik yang berisi arang kayu sebagai media tanam kangkung aquaponik. Agar tanaman kangkung dapat tumbuh dengan baik maka gelas plastik diberi lubang-lubang kecil sebagai tempat masuknya air ke media tanam kangkung.

Luas lahan yang dibutuhkan untuk satu buah media sistem budikdamber ini adalah 0,2 m2, media ini mampu menampung 60 ekor ikan lele dengan kepadatan 1ekor per liter.

Sistem budikdamber yang juga menjadi media tanam kangkung aquaponik di rancang mempunyai kelebihan yaitu tidak membutuhkan listrik seperti yang biasa di gunakan pada sistem resirkulasi aquaponik yang ada di masyarakat.

Wadah budidaya ikan yang digunakan mudah didapatkan, hemat dalam penggunaan air serta tambahan penanaman sayuran kangkung untuk memenuhi kebutuhan sayuran.

"Kami selaku mahasiswa kukerta integrasi Unri 2021 berharap agar masyarakat Kampung Langsat Permai dapat menerapkan kegiatan yang telah kami lakukan, juga memberikan manfaat yakni masyarakat bisa menyediakan kebutuhan keluarga dengan protein hewani dan sayuran dan menambah nilai ekonomis selama pandemi covid 19," ujar Aldi selaku Ketua Kukerta. (ril)

Penulis: Meylina Ayu Sapira Jurusan Hubungan Internasional FISIP Universitas Riau dan Aldi Oktavian Jurusan Agroteknologi FAPERTA Universitas Riau

Editor
: Ruslan Efendi
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)