Mahasiswa KUKERTA Fakultas Keperawatan UNRI Gandeng PKK Desa Pantai Raja dalam Pemberdayaan Perempuan melalui Edukasi Kesehatan dan Pengelolaan Limbah

datariau.com
358 view
Mahasiswa KUKERTA Fakultas Keperawatan UNRI Gandeng PKK Desa Pantai Raja dalam Pemberdayaan Perempuan melalui Edukasi Kesehatan dan Pengelolaan Limbah
Foto: Ist.
Mahasiswa KUKERTA Fakultas Keperawatan Unri menggandeng ibu-ibu PKK Desa Pantai Raja dalam kegiatan pemberdayaan perempuan melalui edukasi kesehatan.

KAMPAR, datariau.com - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) Fakultas Keperawatan Universitas Riau (Unri) menggandeng ibu-ibu Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Desa Pantai Raja dalam kegiatan pemberdayaan perempuan melalui edukasi kesehatan, deteksi dini kanker payudara, serta pelatihan pengelolaan limbah rumah tangga menjadi produk bernilai ekonomis.

Kegiatan yang melibatkan 15 peserta tersebut dilaksanakan di GOR Badminton Desa Pantai Raja, Kecamatan Perhentian Raja, Kabupaten Kampar, pada Selasa (6/10/2026).

Program ini bertujuan meningkatkan pengetahuan perempuan tentang pentingnya menjaga kesehatan diri sekaligus mengembangkan keterampilan dalam memanfaatkan limbah rumah tangga agar lebih bermanfaat dan memiliki nilai guna.

Rangkaian kegiatan diawali dengan edukasi kesehatan mengenai deteksi dini kanker payudara melalui Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI). Dalam sesi ini, peserta mendapatkan penjelasan tentang pentingnya mengenali perubahan pada payudara serta demonstrasi langkah-langkah melakukan SADARI dengan benar.

Melalui edukasi tersebut, perempuan diharapkan semakin peduli terhadap kesehatan diri dan mampu mengenali perubahan pada payudara yang perlu diwaspadai. Apabila menemukan perubahan yang mencurigakan, peserta diimbau untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh tenaga kesehatan.

Selain edukasi kesehatan, mahasiswa KUKERTA juga memberikan pemahaman mengenai prinsip 3R, yakni Reduce, Reuse, dan Recycle, sebagai upaya mengurangi permasalahan sampah rumah tangga.

Materi tersebut diperkuat melalui demonstrasi pembuatan ecobrick dengan memanfaatkan sampah plastik. Metode ini diperkenalkan sebagai salah satu alternatif pemanfaatan sampah plastik agar tidak langsung dibuang ke lingkungan.

Tak hanya itu, peserta juga diperkenalkan dengan cara mengolah minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi. Melalui demonstrasi ini, ibu-ibu PKK memperoleh wawasan mengenai pemanfaatan minyak goreng bekas menjadi produk nonpangan yang memiliki nilai guna dan berpotensi dikembangkan sebagai produk bernilai ekonomis.

Ketua KUKERTA Kelompok 10 Desa Pantai Raja mengatakan, pemberdayaan perempuan perlu dilakukan melalui kegiatan edukatif yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, baik dalam aspek kesehatan maupun pengelolaan lingkungan rumah tangga.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin perempuan tidak hanya mendapatkan pengetahuan tentang kesehatan, tetapi juga memiliki keterampilan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Kami berharap edukasi SADARI dapat meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan diri, sementara pengelolaan limbah dapat membuka wawasan mengenai pemanfaatan bahan yang sebelumnya dianggap tidak berguna menjadi produk yang lebih bermanfaat,” ungkapnya.

Dukungan terhadap kegiatan tersebut juga disampaikan Ketua Tim Penggerak PKK Desa Pantai Raja, Nurhanida. Ia menilai kegiatan edukasi kesehatan dan pengelolaan limbah rumah tangga memberikan pengetahuan baru yang dapat diterapkan oleh ibu-ibu PKK di lingkungan keluarga maupun masyarakat.

“Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat bagi ibu-ibu PKK karena memberikan pengetahuan baru, terutama tentang pentingnya menjaga kesehatan diri dan cara mengelola limbah rumah tangga. Harapannya, ilmu yang didapatkan hari ini bisa diterapkan di rumah dan dibagikan kepada masyarakat lainnya, sehingga manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh peserta yang hadir, tetapi juga oleh lingkungan sekitar,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KUKERTA Fakultas Keperawatan Universitas Riau berharap kolaborasi dengan TP PKK Desa Pantai Raja dapat mendorong perempuan agar semakin peduli terhadap kesehatan, terampil memanfaatkan potensi di sekitarnya, serta berperan aktif menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.

Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud kontribusi mahasiswa dalam mendukung pemberdayaan masyarakat melalui pendekatan edukatif dan partisipatif yang mengintegrasikan kesehatan perempuan dengan kepedulian terhadap lingkungan.

Dengan adanya sinergi antara mahasiswa dan masyarakat, pengetahuan mengenai deteksi dini kanker payudara serta keterampilan mengolah limbah rumah tangga diharapkan dapat terus diterapkan dan disebarluaskan, sehingga memberikan manfaat berkelanjutan bagi keluarga dan masyarakat Desa Pantai Raja.***

Penulis
: Fahmi Agustiadi Idris
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)