KUANTAN SINGINGI, datariau.com - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Berdampak Universitas Riau (UNRI) Tahun 2026 bersama Pemerintah Desa Teratak Rendah melaksanakan program optimalisasi Depot Air Minum Desa sebagai upaya meningkatkan ketersediaan air bersih bagi masyarakat. Kegiatan tersebut diawali dengan pembersihan fasilitas depot yang berada di Desa Teratak Rendah, Kecamatan Logas Tanah Darat, Kabupaten Kuantan Singingi, pada Minggu (5/7/2026).
Program ini merupakan salah satu bentuk pengabdian mahasiswa yang berfokus pada peningkatan akses air bersih dan sanitasi yang layak bagi masyarakat desa. Optimalisasi dilakukan karena depot air minum yang dimiliki desa selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal, padahal memiliki potensi besar sebagai penyedia air layak konsumsi bagi warga.
Melalui kolaborasi antara mahasiswa Kukerta Berdampak UNRI, Pemerintah Desa Teratak Rendah, dan masyarakat, fasilitas tersebut mulai diaktifkan kembali agar dapat beroperasi secara optimal serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Baca juga:Mahasiswa KKN UNRI Terapkan Budikdamber di Desa Perkebunan Sungai Lala, Dorong Ketahanan Pangan Keluarga
Kegiatan diawali dengan pembersihan menyeluruh pada area depot, ruang penyimpanan, hingga peralatan yang masih layak digunakan. Seluruh proses dilakukan secara bergotong royong dengan melibatkan mahasiswa Kukerta, aparatur pemerintah desa, serta masyarakat setempat.
Semangat kebersamaan yang ditunjukkan dalam kegiatan tersebut menjadi wujud sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah desa dalam mengoptimalkan aset desa yang memiliki nilai strategis untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Sekretaris Desa Teratak Rendah mengapresiasi inisiatif yang dilakukan mahasiswa Kukerta Universitas Riau. Menurutnya, program tersebut tidak hanya membantu menghidupkan kembali aset desa yang selama ini kurang dimanfaatkan, tetapi juga mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat akan air bersih.
"Kami sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh adik-adik Mahasiswa Kukerta Universitas Riau. Program ini mengarah pada hal yang positif karena membantu mengoptimalkan fasilitas desa yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal. Kami berharap depot air minum ini dapat terus dikelola dengan baik sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang," ujarnya.
Baca juga:Mahasiswa Kukerta Berdampak UNRI Edukasi 60 Siswa SMPN 1 Batang Cenaku tentang Gizi Seimbang
Optimalisasi depot air minum diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan air bersih di Desa Teratak Rendah. Selain menyediakan akses air layak konsumsi yang lebih mudah dan aman, keberadaan depot yang kembali difungsikan juga berkontribusi terhadap peningkatan sanitasi dan kesehatan lingkungan masyarakat.
Air bersih merupakan salah satu kebutuhan dasar yang sangat penting dalam menunjang kualitas hidup masyarakat. Oleh karena itu, pengelolaan depot air minum secara optimal diharapkan dapat menjadi solusi berkelanjutan dalam memenuhi kebutuhan air bersih warga sekaligus memperkuat ketahanan sanitasi di tingkat desa.
Bagi mahasiswa Kukerta Berdampak Universitas Riau Tahun 2026, program ini menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan desa melalui pemanfaatan aset yang telah tersedia. Tidak hanya berfokus pada penyediaan sarana air bersih, kegiatan ini juga mendorong pengelolaan fasilitas desa agar lebih efektif, produktif, dan berkelanjutan.
Baca juga:Media Online Tempat Memuat Berita Kukerta, Ribuan Artikel Mahasiswa Tayang di Data Riau
Program tersebut sekaligus menjadi implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat. Melalui kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat, diharapkan pelayanan air bersih di Desa Teratak Rendah semakin meningkat serta mampu mendukung terwujudnya pembangunan desa yang berkelanjutan dan berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.***