Mahasiswa KKN Kebangsaan Posko XX Berhasil Olah Limbah Udang Menjadi Makanan Enak

Admin
472 view
Mahasiswa KKN Kebangsaan Posko XX Berhasil Olah Limbah Udang Menjadi Makanan Enak

JAMBI, datariau.com - Banyak orang mengira bagian dari udang yang bisa untuk dimanfaatkan adalah daging udang. Daging udang sering sekali diolah menjadi kerupuk udang lalu kemudian dikonsumsi langsung oleh masyarakat. Salah satu penghasil produksi udang di Provinsi Jambi khususnya di Kabupaten Tanjung Jabung Timur adalah Kampung Laut.

Kampung Laut merupakan sebuah kelurahan yang bersebelahan dengan laut dan mata pencaharian utama dari kampung ini adalah bersumber dari laut. Di Kampung Laut banyak terdapat Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan home industry yang bergerak di bidang pengolahan udang.

Udang yang didapatkan dari hasil melaut akan diolah menjadi kerupuk udang, pilus udang, dan keletek udang. Namun ternyata pemanfaatan udang yang dijadikan sebagai olahan tersebut masih menghasilkan limbah yang sebenarnya bisa diolah kembali untuk dijadikan bahan dasar pembuatan makanan ringan.

Bermula dari kedatangan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kebangsaan posko XX yang tahun ini diadakan di provinsi Jambi, diikuti oleh 390 Mahasiswa yang berasal dari 43 Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta di seluruh Indonesia.

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kebangsaan dari posko XX melihat banyak sekali pelaku home industry yang mengolah udang membuang limbah udang berupa kulit dan kepala udang ke laut.

“Hal ini tentu sangat tidak baik, selain merusak lingkungan dan menimbulkan bau yang tidak sedap, limbah yang dibuang tersebut juga sama saja membuat masyarakat setempat kehilangan rezaki. Karena sebenarnya limbah tersebut masih bisa diolah,” ujar salah seorang Mahasiswa KKN Kebangsaan.

“Limbah perikanan adalah bagian yang belum dimanfaatkan secara optimal oleh banyak orang. Hampir sekitar 3/4 dari total berat ikan merupakan limbahnya,” sahut salah seorang Mahasiswa.

Dari diskusi tersebutlah Posko XX Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kebangsaan berinisiatif untuk mengolah kembali kulit udang yang semula tidak dimanfaatkan untuk menjadi kerupuk udang yang tidak kalah berpotensinya dari daging udang.


Dibantu ibu-ibu yang mempunyai home industry dan Tim Penyuluh Perikanan Kecamatan Kuala Jambi, akhirnya ide untuk mengolah limbah udang bisa terlaksana dengan baik.

“Kami merasa sangat terbantu dan kami jadi tahu bahwa kulit udang yang selalu kami buang ternyata masih punya nilai ekonomis. Terimakasih adik-adik KKN Kebangsaan yang sudah memberikan pengetahuannya kepada kami,” ujar salah seorang ibu pelaku usaha home industry.

”Berbicara tantang kandungan dari kulit udang, komponen utama dari kulit udang adalah kalsium karbonat, protein dan juga kitin yang tentunya sangat baik bagi tubuh manusia. Oleh karena itu, eksistensi kerupuk kulit udang sangat besar untuk dikembangkan. Mengingat ini adalah produk yang diciptakan dari limbah dan untuk bahan dasar sangat mudah didapatkan,” sebut penyuluh Perikanan Kecamatan Kuala Jambi.

Penulis
: Ibnu Khalid Tambunan