SMM PANEL INDO

Mahasiswa KKN Berdampak UNRI Peringati Hari Anak Nasional 2026 di Batu Papan, Edukasi Perlindungan Anak hingga Cegah Kenakalan Remaja

datariau.com
122 view
Mahasiswa KKN Berdampak UNRI Peringati Hari Anak Nasional 2026 di Batu Papan, Edukasi Perlindungan Anak hingga Cegah Kenakalan Remaja

INDRAGIRI HULU, datariau.com - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Berdampak Universitas Riau (UNRI) memperingati Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2026 melalui serangkaian kegiatan edukatif dan kreatif yang digelar di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Desa Batu Papan, Kecamatan Batang Cenaku, Kabupaten Indragiri Hulu, Ahad (19/7/2026).

Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian mahasiswa KKN dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya perlindungan anak sekaligus mendorong terciptanya lingkungan yang aman, nyaman, dan ramah bagi tumbuh kembang anak.

Peringatan Hari Anak Nasional tersebut dihadiri perangkat desa, guru, orang tua, remaja, serta anak-anak dari berbagai dusun di Desa Batu Papan. Sejak pagi, suasana kegiatan berlangsung meriah dan penuh antusias. Mahasiswa KKN memadukan penyampaian materi edukasi dengan permainan interaktif dan berbagai aktivitas kreatif sehingga pesan yang disampaikan lebih mudah dipahami, terutama oleh anak-anak.

Baca juga:Semarak Hari Anak Nasional, Kukerta UNRI Hadirkan Keceriaan dan Kreativitas di TK Kembang Setaman Sungai Tengah


Rangkaian kegiatan diawali dengan sosialisasi mengenai pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak. Dalam sesi ini, peserta diberikan pemahaman mengenai berbagai bentuk kekerasan, faktor penyebab, dampak terhadap tumbuh kembang anak, hingga langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan oleh keluarga maupun lingkungan sekitar.

Mahasiswa KKN juga menekankan pentingnya peran orang tua dalam membangun komunikasi yang baik dengan anak, memberikan perlindungan, serta menciptakan lingkungan yang aman agar anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal.

Selanjutnya, peserta mengikuti sosialisasi mengenai kenakalan remaja. Materi ini mengangkat berbagai persoalan yang kerap dihadapi generasi muda, mulai dari pergaulan bebas, penyalahgunaan media sosial, perundungan (bullying), penyalahgunaan narkoba, hingga pentingnya membangun karakter, disiplin, dan tanggung jawab sejak usia dini.

Baca juga:Mahasiswa KUKERTA UNRI Semarakkan Hari Anak Nasional di SDN 002 Desa Tambak dengan Beragam Lomba Edukatif


Melalui sesi tersebut, peserta diajak memahami bahwa lingkungan pergaulan yang positif, pengawasan keluarga, serta kepedulian masyarakat menjadi faktor penting dalam mencegah perilaku menyimpang di kalangan remaja.

Edukasi kemudian dilanjutkan melalui kegiatan interaktif bertajuk "Area Privasiku" yang diperuntukkan bagi anak-anak. Materi disampaikan dengan pendekatan gerakan tubuh dan permainan edukatif sehingga mudah dipahami oleh peserta usia dini.

Dalam kegiatan tersebut, anak-anak dikenalkan mengenai bagian tubuh yang termasuk area pribadi, pentingnya menjaga batasan tubuh, keberanian mengatakan "tidak" terhadap sentuhan yang tidak diinginkan, serta langkah yang harus dilakukan apabila mengalami situasi yang membuat mereka merasa tidak aman.

Tidak hanya anak-anak, para orang tua juga dilibatkan dalam edukasi dan gerakan "Three Ends" sebagai kampanye pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak, pencegahan tindak pidana perdagangan orang (TPPO), serta pengurangan kesenjangan akses ekonomi terhadap perempuan.

Suasana semakin semarak saat digelar lomba mewarnai dan menggambar yang diikuti puluhan anak Desa Batu Papan. Perlombaan tersebut menjadi wadah bagi anak-anak untuk mengembangkan kreativitas, melatih imajinasi, sekaligus meningkatkan rasa percaya diri melalui karya seni.

Sejak awal hingga proses penilaian berlangsung, antusiasme peserta terlihat begitu tinggi. Berbagai hasil gambar yang ditampilkan menunjukkan kemampuan anak-anak dalam menuangkan ide, imajinasi, dan perasaan mereka melalui media gambar dan warna.

Ketua Kelompok KKN Berdampak Universitas Riau Desa Batu Papan, Riski Dahfalan Harefa, mengatakan bahwa peringatan Hari Anak Nasional tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum memperkuat kesadaran masyarakat mengenai pentingnya perlindungan anak.

"Tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat, khususnya anak-anak dan orang tua, mengenai pentingnya perlindungan anak serta pencegahan kekerasan sejak usia dini. Tema perlindungan anak dan kenakalan remaja dipilih karena kedua isu tersebut sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat dan perlu mendapat perhatian bersama," ujarnya.

Baca juga:Media Online Tempat Memuat Berita Kukerta, Ribuan Artikel Mahasiswa Tayang di Data Riau


Apresiasi terhadap kegiatan tersebut juga disampaikan Kepala Desa Batu Papan, Adi Armijon. Ia menilai peringatan Hari Anak Nasional yang digagas mahasiswa KKN Universitas Riau memberikan pengalaman baru sekaligus manfaat besar bagi masyarakat desa.

"Kami sangat mengapresiasi kegiatan Hari Anak Nasional yang diadakan oleh mahasiswa KKN Universitas Riau. Kegiatan ini merupakan hal baru bagi kami karena tidak hanya ada lomba kreativitas untuk anak-anak, tetapi juga ada diskusi bersama orang tua mengenai bahaya kekerasan terhadap anak dan kenakalan remaja. Saya sangat terkesan dengan kegiatan ini," katanya.

Adi Armijon juga menyoroti pentingnya edukasi mengenai kenakalan remaja. Menurutnya, beberapa kasus yang pernah terjadi dalam beberapa tahun terakhir menjadi pengingat bahwa pengawasan dan pembinaan terhadap anak harus terus diperkuat.

"Edukasi kenakalan remaja sangat penting. Beberapa tahun terakhir saya cukup prihatin dengan perilaku remaja. Apabila orang tua, guru, pemerintah desa, dan masyarakat tidak memberikan edukasi yang baik, anak-anak bisa terpengaruh oleh lingkungan yang kurang baik dan pada akhirnya dapat menimbulkan tindakan kekerasan yang merugikan banyak pihak," ujarnya.

Ia berharap ilmu yang diperoleh masyarakat melalui kegiatan tersebut dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga mampu membentuk lingkungan yang lebih peduli terhadap perlindungan anak.

Apresiasi serupa datang dari salah seorang orang tua peserta, Ines Novita. Menurutnya, kegiatan tersebut sangat bermanfaat karena memberikan pemahaman kepada anak-anak usia dini mengenai perilaku yang baik terhadap sesama.

"Kegiatan ini sangat bermanfaat karena anak-anak usia TK dan PAUD terkadang belum mengetahui bahwa memukul atau mengejek teman termasuk perilaku yang tidak baik. Sosialisasi ini membantu orang tua dan guru untuk lebih mengedukasi anak-anak tentang cara berperilaku yang baik terhadap teman," tuturnya.

Sementara itu, Kepala TK Seruni, Susanti, mewakili para guru menyampaikan rasa terima kasih atas kontribusi mahasiswa KKN Universitas Riau selama melaksanakan pengabdian di Desa Batu Papan.

"Kami mewakili para guru mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa KKN Universitas Riau yang telah hadir dan membantu kegiatan di sekolah selama kurang lebih 40 hari. Kehadiran mahasiswa KKN melalui kegiatan mengajar, les belajar, serta lomba untuk anak-anak sangat membantu kami. Anak-anak yang sebelumnya kurang berani menjadi lebih termotivasi dan mulai berani tampil di depan teman-temannya," ungkapnya.

Penulis
: Vini Violita
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)