Mahasiswa Farmasi UMRI Sosialisasi Budaya Melayu "Cerita Rakyat" di Panti Asuhan As-Salaam Nur Hidayah

datariau.com
669 view
Mahasiswa Farmasi UMRI Sosialisasi Budaya Melayu "Cerita Rakyat" di Panti Asuhan As-Salaam Nur Hidayah
Foto: Suci Marmiza
Mahasiswa Program Studi Farmasi Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) telah menyelenggarakan sosialisasi di Panti Asuhan As-Salaam Nur Hidayah.

PEKANBARU, datariau.com - Mahasiswa Program Studi Farmasi Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) telah menyelenggarakan sosialisasi di Panti Asuhan As-Salaam Nur Hidayah Gang Safari IV Jalan Safari Nomor 5 Labuh Baru Kecamatan Payung Sekaki, Pekanbaru, Riau. Tema Program sosialisasi ini adalah Kearifan Lokal.

Seiring perkembangan zaman, Budaya Melayu Riau dan cerita-cerita Melayu Riau telah mulai dilupakan dan digantikan dengan budaya asing di generasi muda dan anak-anak. Padahal cerita Melayu Riau mengandung sejarah dan berbagai kearifan lokal yang relevan dengan kehidupan sehari-hari.

Nilai-nilai seperti kejujuran, kesetiaan, kasih sayang, kebijaksanaan, keberanian terdapat dalam cerita-cerita Melayu Riau yang dapat menjadi pedoman hidup bagi generasi muda saat ini, terutama generasi muda yang ada di Riau ini. Oleh karena itu, materi program sosialisasi ini diberi judul “Kearifan Lokal Budaya Melayu Riau dalam Cerita Rakyat: Melestarikan Budaya Melayu Riau”.

Program Sosialisasi ini merupakan inisiatif mahasiswa program studi farmasi untuk turut serta dalam pelestarian budaya Melayu Riau melalui edukasi dengan cerita rakyat Melayu Riau di panti asuhan.

Kegiatan ini mempunyai tujuan untuk memperkenalkan kearifan lokal yang terkandung dalam cerita rakyat Melayu Riau dengan harapan bahwa generasi muda dapat mengetahui cerita apa saja yang ada di Melayu Riau dan dapat mewariskan cerita ini supaya tetap terjaga hingga di masa mendatang dan tidak punah serta menanamkan rasa cinta dan bangga terhadap budaya Melayu Riau yang tercinta ini.

Kegiatan program sosialisasi ini merupakan bagian dari tugas proyek Mata Kuliah Kewarganegaraan dengan Dosen Pengampu Bapak Ilham Hudi. Tim sosialisasi ini berjumlah 8 orang. Adapun anggota tim terdiri dari Suci Marmiza, Jannah Sari Waruwu, Deli Khairani, Lestari, Azzahra Menda, Elsania Gladia, Wahyu Fitria dan Irta Anggiani.

Anggota tim merupakan mahasiswa Program Studi Farmasi semester II. Kegiatan program sosialisasi ini diawali dengan pembukaan yaitu perkenalan diri anggota setiap anggota tim dan dilanjutkan dengan presentasi materi tentang budaya Melayu Riau terutama cerita rakyat Melayu Riau.

Setelah itu, dilanjutkan menonton video tentang Putri Kaca Mayang yang merupakan asal mula kota Pekanbaru dan Putri Tujuh yang dianggap sebagai awal mula asal nama kota Dumai. Materi dan menggunakan bahasa yang baik dan sederhana supaya dapat menarik perhatian dan menceritakan cerita rakyat dengan berbasis menonton video dengan ilustrasi visual yang menarik supaya bisa dipahami oleh para anak-anak.

Setelah penyampaian materi dan menonton video dilanjutkan dengan kuis berhadiah dan pembagian hadiah. Anak-anak terlihat antusias mengikuti kegiatan sosialisasi dan menonton video cerita melayu Riau dan mendapatkan pengetahuan baru, bahwa di Riau ada banyak sekali cerita rakyat Melayu Riau.

Kegiatan program sosialisasi ini diakhiri dengan foto bersama. pada kegiatan ini, semua anggota tim mengungkapkan rasa syukur karena telah menyelesaikan kegiatan dengan lancar tanpa hambatan yang didukung oleh antusias oleh anak-anak dan ibu pengurus panti.

Dengan program sosialisasi ini, anak-anak diharapkan mendapatkan pengetahauan tentang budaya Melayu Riau dan cerita apa saja yang ada Riau, sehingga dapat mewariskan budaya Riau ini sehingga tidak terlupakan oleh perkembangan zaman. Diharapkan juga anak-anak mendapatkan pesan moral dan nilai-nilai yang berguna untuk kehidupan mereka.

Pelestarian budaya merupakan tanggung jawab kita bersama sebagai rakyat Melayu Riau. Kegiatan ini perlu terus dilakukan dan dikembangkan agar budaya Melayu tetap Lestari dan dapat diwariskan pada generasi mendatang.

Budaya adalah identitas bangsa yang harus dijaga dan dilestarikan melalui cerita rakyat nilai-nilai luhur nenek moyang dapat terus hidup dan berikan inspirasi bagi generasi penerus mari bersama-sama menjaga dan melestarikan kekayaan budaya Melayu Riau untuk masa depan yang lebih baik. “Cerita Rakyat Melayu Riau, Cerita Kita”.***

Penulis
: Suci Marmiza
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)