Limbah Organik Rumah Tangga Diolah Menjadi Sabun Cair Oleh Mahasiswa Kukerta UNRI di Desa Banglas Barat

datariau.com
505 view
Limbah Organik Rumah Tangga Diolah Menjadi Sabun Cair Oleh Mahasiswa Kukerta UNRI di Desa Banglas Barat

DATARIAU.COM - Mahasiswa Kukerta MBKM Sains Jurusan Kimia Universitas Riau melakukan sosialiasi sekaligus demonstrasi terkait pengolahan limbah organik rumah tangga menjadi sabun cair.

Kegiatan sosialisasi ini diadakan di kantor desa Banglas Barat yang dihadiri dengan antusias oleh warga desa.

Acara diawali dengan kata sambutan oleh ibuk kades sekaligus ketua pkk (pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga) desa Banglas Barat.

Dilanjutkan dengan sosialisasi mengenai pengolahan limbah cair menjadi eco enzym yang disampaikan oleh mahasiswa jurusan Kimia FMIPA Universitas Riau.

Dalam melakukan sosialisasi mahasiswa menjelaskan alat dan bahan serta proses pembuatan sabun cair.

Peserta pun diajak menjadi relawan dalam melakukan praktek pembuatan sabun cair. Hal ini bertujuan agar masyarakat dapat memahami teknik pembuatan sabun.

Dengan memanfaatkan bahan-bahan seperti eco enzym, sodium, garam, foam, pewangi, pewarna dan air bersih, seluruh peserta diajarkan pembuatan nya hingga memghasilkan sabun cair.

Setelah diolah, dari 1 liter eco enzym dapat menghasilkan kurang lebih 15 liter sabun cair.

Dengan dilakukannya sosialiasi ini warga bisa memanfaatkan limbah organik menjadi bahan tepat guna.

Selain mendapatkan ilmu, warga juga bisa menghemat pengeluaran jika memproduksi sabun cair sendiri.

Dari 1 liter eco enzym menjadi 15 liter sabun cair dengan biaya sebesar Rp. 100.000 saja.

Selain harga pembuatan sabun cair yang lebih ekonomis, pengolahan sabun tersebut juga lebih higienis karena menggunakan bahan alami tanpa pengawet atau bahan kimia yang berbahaya.

Kegiatan pembuatan sabun cair tersebut mendapat apresiasi dari warga setempat. Selain menambah pengetahuan, kegiatan tersebut bisa menjadi peluang usaha baru bagi warga.

"Kegiatan ini merupakan pengalaman baru dan menarik bagi kami sebagai warga desa setempat, kami sangat tertarik untuk mempelajari dan jika memungkinkan bisa dikembangkan produk sabun cair rumahan menjadi peluang usaha baru yang menjajikan," ujar Bu Yesi selaku Ketua PKK.***

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)